Pengertian ekologi

Ekologi secara harfiah berasal dari kata Yunani oikos (“habitat”) dan logos (“ilmu”). Dengan demikian, ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi diantara sesama makhluk hidup dan interaksi yang terjadi antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Dalam hal ini, makhluk hidup menjadi suatu kesatuan atau sistem yang terintegrasi dengan lingkungannya.

Pembahasan ekologi tidak akan terlepas dari pembahasan mengenai ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik antara lain terdiri dari faktor fisika (suhu, air, kelembapan, cahaya, dan topografi) dan kimia (kesadahan, kelarutan, molalitas, pH, dan lain-lain). Sedangkan yang dimaksud dengan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari empat komponen utama yakni manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba.

Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu individu, populasi, komunitas, dan ekosistem. Setiap tingkatan tersebut bersifat yang saling mempengaruhi dan menjadi suatu sistem yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Ekologi sebagai bagian dari biologi dan ilmu lainnya bekerjasama dan saling melengkapi pengetahuan dengan antropologi, botani, zoologi dan mikrobiologi, Kerjasama yang teratur seperti ini tentunya tidak terlepas dari pengaturan yang dilakukan oleh Allah subhanahuwata`ala sebagai satu-satunya Dzat Pencipta alam semesta ini.  Oleh karena itu sudah sepantasnya kita untuk beribadah dan bertauhid hanya kepada-Nya.

Berkaitan dengan hal ini, para ahli ekologi menyimpulkan bahwa kajian utama ekologi adalah mempelajari hal berikut:

  1. Keanekaragaman gen, jenis, dan ekosistem pada tempat dan skala waktu yang berbeda.
  2. Perubahan populasi atau spesies pada waktu yang berbeda dalam faktor-faktor yang menyebabkannya.
  3. Terjadi hubungan antarspesies (interaksi antarspesies) makhluk hidup dan hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
  4. Perpindahan energi dan materi dari makhluk hidup yang satu ke makhluk hidup yang lain ke dalam lingkungannya dan faktor-faktor yang menyebabkannya.

Beberapa Cabang Ilmu dari Ekologi

Karena sifatnya yang masih sangat luas, maka ekologi mempunyai beberapa cabang ilmu yang lebih fokus.  Berdasarkan pendalaman kajian dan tingkat organisasinya ekologi dibagi menjadi :

  • Ekologi perilaku
  • Ekologi komunitas atau sinekologi
  • Ekologi populasi
  • Ekologi ekosistem
  • Ekofisiologi
  • Ekologi evolusioner
  • Global ecology

Berdasarkan obyek pengamatan maka ekologi dibagi menjadi :

  • Ekologi manusia
  • Ekologi hewan
  • Ekologi tumbuhan
  • Ekologi mikroba

Berdasarkan lokasi atau tempat tinggal maka ekologi dibagi menjadi :

  • Ekologi terestrial / daratan
  • Ekologi perairan
  • Ekologi lahan basah
  • Ekologi urban
  • Ekologi perdesaan

_________________________________ ak ___________________________________________

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.