Mata Kuliah Ekologi Kalimantan dengan kode mata kuliah JCKB 365 dan bernilai 4 SKS (3 SKS Kuliah /1 SKS Praktikum)  merupakan mata kuliah unggulan dan pilihan spesifik yang ditawarkan pada Program Studi Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lambung Mangkurat. Pengampu mata kuliah ini terdiri dari tiga orang yakni : Anang Kadarsah (AK), Krisdianto (KD), dan Sasi Gendro Sari (SGS). Pembagian materi kuliah ekologi kalimantan dibagikan berdasarkan kondisi umum Kalimantan dan bidang minat yakni : ekosistem pesisir (AK), ekosistem pegunungan (KD) dan ekosistem rawa (SGS).

Standar Kompetensi Khusus yang ingin dicapai setelah selesai mengikuti mata kuliah ini (dalam minat ekosistem pesisir), mahasiswa dapat : (1) menjelaskan kewajiban bersyukur kepada Allah atas nikmat yang diberikan kepada wilayah Kalimantan, (2) menerangkan kondisi umum (geografis, pembagian wilayah, penduduk, tipe ekosistem pesisir) di Kalimantan, dan (3) secara khusus menjelaskan keanekaragaman tumbuhan dan hewan serta interaksi yang membentuk sistem ekologi pada ekosistem pesisir di Kalimantan.

Standar penilaian yang digunakan meliputi tiga komponen yaitu : kognitif, afektif, dan psikomotor. Kognitif adalah  aspek yang mencakup kegiatan intelektual, yaitu: 1. Pengetahuan/hafalan/ingatan (knowledge) 2. Pemahaman (comprehension) 3. Penerapan (application) 4. Analisis (analysis) 5. Sintesis (syntesis) 6. Penilaian/penghargaan/evaluasi (evaluation). Kedua, adalah Afektif yakni aspek yang berkaitan dengan sikap dan nilai, yaitu: 1. Receiving atau attending ( menerima atau memperhatikan) 2. Responding (menanggapi) mengandung arti “adanya partisipasi aktif” 3. Valuing (menilai atau menghargai) 4. Organization (mengatur atau mengorganisasikan) 5. Characterization by evalue or calue complex (karakterisasi dengan  suatu nilai atau komplek nilai). Ketiga adalah Psikomotori merupakan  aspek yang berkaitan dengan keterampilan (skill) tau kemampuan bertindak setelah seseorang menerima pengalaman belajar tertentu.yang diukur melalui: (1) pengamatan langsung dan penilaian tingkah laku peserta didik selama proses pembelajaran praktik berlangsung, (2) sesudah mengikuti pembelajaran, yaitu dengan jalan memberikan tes kepada peserta didik untuk mengukur pengetahuan, keterampilan, dan sikap, (3) beberapa waktu sesudah pembelajaran selesai dan kelak dalam lingkungan kerjanya.

Pustaka :

Mackinnon, Kathy, Hatta, Gusti, Halim, Hakimal, dan Mangalik, Arthur. 2000. Ekologi Kalimantan. Seri Ekologi Indonesia Buku III. Jakarta. Prenhallindo, Alih bahasa Tjitrosoepomo, Gembong, Kartikasari, S.N, dan Widyantoro, Agus.

Dahuri, Rokhimin, Rais, Jacub, Ginting, Sapta Putra, dan Sitepu, M.J. 1996. Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu. Jakarta. PT. Pradnya Paramita.

Dwi setyawan, Ahmad, Susilowati, Ari, dan Sutarno. 2002. Bodiversitas Genetik, Spesies dan Ekosistem Mangrove di Jawa. Petunjuk Praktikum Biodiversitas. Studi Kasus Mangrove. Surakarta. FMIPA. Universitas Sebelas Maret.