Biodiversitas memiliki beragam manfaat berkaitan dengan faktor hak hidup biodiversitas, faktor etika dan agama, serta faktor estetika bagi manusia. Nilai jasa biodiversitas adalah sebagai pelindung keseimbangan siklus hidrologi dan tata air; penjaga kesuburan tanah, lingkungan laut melalui pasokan unsur hara dari serasah hutan; pencegah erosi, abrasi dan pengendali iklim mikro.

Manfaat biodiversitas lainnya adalah nilai warisan yang berkaitan dengan keinginan menjaga kelestarian biodiversitas untuk generasi mendatang. Biodiversitas merupakan nilai pilihan dan menjadi penting di masa depan.

Manfaat langsung biodiversitas adalah nilai konsumtif untuk pemenuhan kebutuhan sandang, pangan dan papan. Nilai produktifnya berkaitan dengan perdagangan lokal, nasional maupun internasional. Konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan biodiversitas tidak hanya penting untuk melindungi spesies dan habitat, menghindari kepunahan dan melestarikan warisan global bersama dengan nilai intrinsik, juga dapat menawarkan berbagai keuntungan lain.

Biodiversitas dengan ekosistem sehat menyediakan barang dan jasa untuk kesejahteraan manusia. Barang dan jasa yang berasal dari konservasi biodiversitas dapat menyediakan kebutuhan dasar berupa makanan, air bersih, tanah yang subur, dan bahan bakar. Para ahli menyimpulkan bahwa daerah dengan biodiversitas tinggi menyediakan lebih dari setengah jasa ekosistem dan melestarikan 25 persen kawasan tersebut mempertahankan 50 persen barang dan jasa ekosistem.

Investasi konservasi biodiversitas menghasilkan manfaat berupa pembangunan ‘manfaat’ atau ‘hasil sosial menguntungkan’. Tindakan konservasi biodiversitas dapat berkontribusi terhadap hasil pembangunan, seperti membangun masyarakat lokal diberdayakan, diversifikasi mata pencaharian , mempromosikan kesetaraan gender, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah dan memberikan kontribusi untuk perdamaian dan keamanan. Konservasi biodiversitas telah meningkatkan populasi satwa liar dan pendapatan yang berasal dari pariwisata. Hal ini juga termasuk peningkatan kemampuan untuk melakukan pengelolaan sumber daya alam dan peningkatan ketahanan terhadap kekeringan masyarakat lokal. Investasi p roak tif da la m kon se rva si b isa memperbaiki tata kelola, menghindari konflik mahal, dan membantu untuk menstabilkan wilayah pasca-konflik atau pasca bencana negara.

Biodiversitas yang sehat dapat berkontribusi untuk hasil pembangunan yang lebih baik seperti keamanan pangan, kesehatan, pengurangan risiko bencana dan tata kelola. Studi menunjukkan hubungan erat antara hilangnya biodiversitas dan peningkatan penularan penyakit menular. Deforestasi, misalnya, dikaitkan dengan peningkatan munculnya SARS dan virus lain yang menginfeksi hewan ke manusia.

Biodiversitas juga penting dalam mitigasi bencana terkait iklim. Misalnya terumbu karang, dapat mengurangi badai besar pesisir, menyelamatkan nyawa d a n m e n c e g a h k e r u g i a n ekonomi. Hutan menstabilkan tanah, mencegah tanah longsor dan banjir, dan membantu mengatur limpasan hujan, mengurangi peluang kekeringan dan banjir.

PUSTAKA (Seluruh teks disalin dari )

FPPK UNIPA. (2013). Mengapa konservasi biodiversitas penting? Konservasi Biodiversitas Raja4, Vol.2 No.(October), 1–8. Retrieved from http://ibcraja4.org/assets/file/Buletin05Oktober2013.pdf