Memilih Judul Proposal Penelitian

Menentukan judul sebuah proposal penelitian bisa jadi bukanlah hal yang mudah bagi beberapa orang / mahasiswa. Terkadang penyusunan proposal begitu memakan waktu karena merasa judul yang dipilih kurang sesuai dengan topik pembahasan. Bahkan ada yang merasa bahwa judul tersebut tidak sesuai dengan bidang ilmu yang dikuasai.  Permasalahan ini dapat membuat penyusunan proposal penelitian Anda menjadi berlarut-larut. Bahkan mendapatkan penolakan saat anda memproses pengajuan judul awal penelitian sehingga anda harus merombak kembali seluruh isi proposal.  Untuk menghindari masalah-masalah tersebut, anda bisa menyimak cara menentukan judul proposal penelitian berikut ini.

1. Tentukan Permasalahan. Pilihlah permasalahan yang akan Anda pilih untuk dijadikan bahan penelitian. Pokok permasalahan merupakan pangkal dari keseluruhan sistematika penyusunan proposal penelitian Anda. Permasalahan tidak hanya akan menentukan judul yang tepat, tetapi juga sangat berpengaruh kepada tahapan dalam sistematika penyusunan lainnya seperti : Perumusan hipotesis, Menentukan maksud dan tujuan penelitian, Metode penelitian yang akan dipakai, Jenis data yang akan diambil, Teknik dan alat pengolahan data, Menentukan referensi penelitian terdahulu. Setelah menentukan permasalahannya, baru kemudian Anda dapat memilih judul yang tepat.

2. Ruang Lingkup Pembahasan. Ruang lingkup permasalahan akan memudahkan Anda menentukan judul proposal penelitian Anda. Ruang lingkup mencakup batasan-batasan suatu hal yang akan diteliti yakni : 1) Faktor-faktor yang mempengaruhi suatu obyek penelitian, 2) Jumlah obyek yang akan diteliti, dan 3) Batasan ukuran obyek yang akan diteliti. Perumusan batasan-batasan inilah yang dapat menjadi salah satu cara menentukan judul proposal penelitian dengan lebih mudah dan tepat.

3. Informasi Penelitian Sejenis. Pilihlah topik dan judul penelitian yang mirip atau berhubungan dengan pokok permasalahan penelitian Anda. Anda tidak boleh meniru mentah-mentah judul yang ada, namun dari referensi tersebut Anda dapat mendapatkan ide untuk judul sesuai dengan penelitian yang akan Anda lakukan. Gunakan metode ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi) untuk menghindari pembuatan judul atau isi yang mirip karena ini akan menggiring anda masuk ke dalam plagiarisme atau menjiplak sebuah karya tulis.

 4. Judul Sederhana Lugas Spesifik. Judul dibuat atas dasar pengamatan mengenai fenomena atau peristiwa-peristiwa yang terjadi pada suatu hal yang Anda akan teliti. Judul tidak harus bersifat detail dan ekspilsit namun efektif memberikan gambaran akan topik penelitian Anda.

5. Memperbanyak Referensi. Referensi penelitian Anda dapat lakukan melalui cara-cara : 1) Membaca buku-buku terkait topik bahasan dan permasalahan, 2) Membaca jurnal atau artikel terkait topik permasalahan, 3) Diskusi dengan dosen atau pembimbing Anda dan 4) Mengamati langsung fenomena atau peristiwa di lapangan

6. Relevan Dengan Bidang Keilmuan. Pilih judul dan penelitian yang dapat Anda kuasai. Dengan demikian penelitian Anda akan memiliki bobot sesuai pengetahuan yang Anda miliki. Ketentuan penulisan judul yang tepat: 1) Mengawali setiap kata dengan huruf kapital kecuali preposisi (kata depan) dan konjungsi (kata sambung), 2) Tidak menggunakan tanda baca di akhir judul, 3) Memilih kata yang mampu menarik minat orang untuk membaca, dan 4) Menggunakan kalimat pernyataan dan bukan pertanyaan. Tips Pemilihan Judul Penelitian. 1) Efektif, singkat dan padat, 2) Menarik perhatian pembaca dengan mencantumkan hubungan sebab akibat atau dampak/pengaruh, dan 3) Mampu menggambarkan permasalahan yang akan diteliti secara singkat

Contoh cara membuat judul penelitian :

Fenomena adalah Y yang negatif
Variabel adalah X1, X2 dan X3
Hipotesis = Y yang negatif terjadi karena kondisi X1, X2 dan X3 yang buruk

Untuk memudahkan perumusan judul, Anda dapat membuat beberapa kalimat pertanyaan yang akan membantu menemukan judul yang tepat seperti berikut:

  • Apa pengaruh X1, X2 dan X3 terhadap terjadinya Y negatif?
  • Apakah benar Y negatif terjadi karena pengaruh X1, X2 dan X3?
  • Apakah hubungan antara X1, X2 dan X3 terhadap Y negatif?

Melalui bantuan pertanyaan-pertanyaan tersebut maka judul dapat disusun menjadi:

  • “Dampak Pengaruh X1, X2 dan X3 pada Pencapaian Y yang Negatif”
  • “Hubungan Antara X1, X2 dan X3 Terhadap Y yang Negatif”
  • “Pengaruh X1, X2 dan X3 Terhadap Terciptanya Y yang Negatif”
  • “Hubungan Antara Y Negatif Dengan Pengaruh Kondisi X1, X2 dan X3”
  • “Uji faktor X1, X2 dan X3 Atas Terjadinya Y yang Negatif”

Dapat dilihat pada contoh di atas bahwa judul cenderung berbentuk perbandingan (komparatif) atau hubungan sebab akibat. Dengan mencantumkan poin-poin utama yaitu variabel X1, X2, X3 dan hasil Y maka sudah cukup menggambarkan pembaca akan isi pembahasan proposal Anda.

7. Menggunakan Tata Bahasa yang Baku dan Benar. Perlu Anda ingat hindari penggunaan kata dan istilah yang tidak baku sesuai kaidah penulisan bahasa yang baik dan benar.

Pustaka

Nurhayani. (2020). 8 Cara Mudah Menentukan Judul Proposal Penelitian. https://www.zonamahasiswa.com/cara-menentukan-judul-proposal-penelitian/

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.