Ekotoksikologi Pestisida

Pestisida merupakan senyawa (substansi) kimia yang banyak digunakan petani untuk mengendalikan serangan hama pada tanaman pertanian (tanaman pangan, buah dan sayuran). Paparan pestisida yang melebihi Batasan Maksimum Residu (BMR) pada hasil panen para petani memungkinkan timbulnya dampak negatif bagi pengonsumsinya. Pestisida adalah zat atau senyawa kimia, zat pengatur dan perangsang tumbuh, bahan lain, serta organisme renik, atau virus yang digunakan untuk melakukan perlindungan tanaman (UU No 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman). Pestisida organoklorin merupakan salah satu jenis pestisida yang digunakan oleh para petani di Indonesia (Yuantari dkk., 2013).

Secara kimiawi pestisida dibedakan atas pestisida anorganik dan organik. Pestisida anorganik banyak digunakan antara lain : 1) Na-arsenat> tembaga arsenat basa, dan timbal arsenat (insektisida); 2) Sulfur, 3) Bubur Bordeaux, 4) Tembaga klorida, tembaga-seng-kromat, 5) Timerosal dan senyawa Hg-organik (fungisida); 6) ferisulfat, 7) amonium sulfamat, 8) boraks, dan 9) K-sianat (herbisida).

Walaupun, pestisida organoklorin ini sudah dilarang penggunaannya namun masih ditemukan adanya residu pestisida di lingkungan. Penggunaan pestisida untuk pertanian, utamanya insektisida, fungsisida, dan herbisida, cenderung selalu meningkaL Langkah itu memang mampu meningkatkan produksi pangan, namun dalam jangka panjang terbukti telah menimbulkan dampak lingkungan yang cukup meresahkan.

Pustaka

Mursyidi, A. (1994) ‘Pestisida Efek Toksik dan Nasibnya di Lingkungan’, Unisia, 14(23), pp. 112–120. doi: 10.20885/unisia.vol14.iss23.art10.

Manfaatkan Kesempatan Setelah Ramadhan

Alhamdulillah. Saya ucapkan taqabballallahu minna wa minkum. Selamat hari Raya Idul Fitri 1443 H yang bertepatan jatuh pada tanggal 2 Mei 2022. Pemerintah RI bersepakat menetapkan hari tersebut sebagai hari berbuka bagi kaum muslimin setelah sebulan berpuasa. Meskipun berbeda tanggal penentuan awal puasa dengan Muhammadiyah, kedatangan hari Raya Idul Fitri menjadi kebahagiaan tersendiri. Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa ta’ala menerima amal puasa saya, kita dan kalian semua. Aamiin.

Seiring berjalannya waktu, di hari Raya idul Fitri ini, saya mengajak anda semua untuk bersama-sama menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk senantiasa bertakwa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan mengikuti apa-apa yang telah diajarkan dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad Shallallahu alaihi wasallam. Selanjutnya mari kita meneguk ilmu atau wawasan yang disampaikan oleh Khotib Idul Fitri, Asy-Syaikh Sholeh bin Humaid Hafizhahullah saat melaksanakan Khutbah Idul Fitri 1 Syawal 1443 H di Masjidil Harom, Mekkah, Kerajaan Arab Saudi.

✔️Menggunakan sebaik-baiknya sisa umur kita.
✔️Jangan bersedih dengan berlalunya Romadhon, dia akan kembali, tapi sedihlah bila Romadhon datang sementara roh kalian sudah pergi, kasihilah roh kalian sebelum kepergiannya.
Masih ada kesempatan untuk sholat walau satu rokaat, doa, dan meneteskan air mata.
📝Kita pada suasana id yang berbeda, alhamdulillah ini dia masjidil harom dan masjid nabawi dan tempat sholat sholat Id yang lain penuh dengan orang yang sholat.
Sungguh telah melewati muslimin masa-masa yang susah, masjid ditutup, mushaf disimpan, air mata terlinang dengan kosongnya masjid-masjid. Tempat thowaf kosong, tempat sa’i kosong.

📝 Pandemi telah melanda.
Dan Alhamdulillah negeri ini, kerajaan saudi arabia telah mengambil langkah-langkah antisipasi dan menerapkan protokol kesehatan.

📝 Dan dalam agama kita diajarkan, bahwa menjaga keselamatan jiwa lebih diutamakan daripada menjalankan syiar-syair.

📝 Lalu ketika Allah izinkan terangkatnya pandemi ini, pintu terbuka kembali, jiwa ceria dan senang. Bandar udara dibuka kembali, demikian juga pelabuhan-pelabuhan, untuk menyambut tamu-tamu Allah, para pengunjung dan jamaah umroh, sehingga dengan berbondong-bondong mereka datang, rindu, langkah-langkah dengan cepat menuju tempat syiar-syiar Allah.

📝 Mereka ibadah dengan aman dan penuh dengan pelayanan, syiar-syiar tegak, sholat ditegakkan, shof kembali dirapatkan. Engkau lihat air mata berlinangan, engkau dengar isak tangis dalam doa-doa yang tak henti-henti.
Allah telah angkat musibah pandemi, maka wajib disyukuri.

📝 Dahulu diantara protokol kesehatan adalah, tetap tinggal di rumah, menjaga jarak, kini dengan hari raya, diantara bentuk syukur adalah dengan menambah semakin rekat dalam interaksi, dengan saling kunjung, antara saudara dan teman-teman, dan ini merupakan salah satu wujud ukhuwah islamiyah. Dengan itu hubungan semakin kuat, kebencian hilang, kebahagiaan datang.

📝 Dan ulama telah menyebutkan abad-adab berkunjung.
Adab tuan rumah:

  1. Menampakkan wajah yang ceria.
  2. Mempersilahkan dan menyambut dengan baik.
  3. Berderma dengan apa yang dimiliki.
  4. Tidak membebani diri dan berlebihan dalam hidangan, maupun penampilan. Hal berlebihan ini justru akan menghilangkan maksud daripada saling mengunjungi tersebut, yaitu kenyamanan hubungan.
  5. Mengantar saat tamu pamit pulang sampai pintu rumah.

Adab tamu:

  1. Tidak mendesak-desak untuk bisa berkunjung ke rumah yang dituju, dengan terus menelpon pemiliknya atau terus mengetuk-ngetuk pintunya.
  2. Tidak berkunjung di waktu istirahat, saat sibuk, atau waktu kerja. Sehingga hendaknya mencari waktu yang tepat.
  3. Berakhlak mulia, seperti bicara yang baik, lapang dada, menampakkan kesenangan.
  4. Duduk di tempat dimana dia dipersilahkan untuk duduk.
  5. Tidak membuat tuan rumah atau tamu yang lain sungkan, dengan cara dia melihat-lihat bagian-bagian tempat duduk, berharap dia diutamakan.
  6. Jangan pula melihat-lihat barang milik orang lain, tundukkan pandangan dari pandangan-pandangan semacam itu.
  7. Jangan fudhul (berlebihan) dalam ucapan atau perbuatan.
  8. Jangan banyak tanya ttg hal-hal yang sifatnya privasi.
  9. Jangan ikut campur urusan pribadi.
  10. Jangan kamu julurkan pandanganmu atau tanganmu kepada sesuatu yang itu milik pribadi tuan rumah. Yang bisa menjerumuskannya masuk dalam urusan privasinya.
  11. Abu Laits mengatakan: tamu hendaklah melakukan 4 hal, duduk dimana dia dipersilahkan, menerima se adanya yang dimiliki tuan rumah, tidak pergi kecuali dengan ijin tuan rumah, medoakan tuan rumah saat keluar.
  12. Tidak meminta jenis makanan tertentu.
  13. Bila diberi pilihan, maka milih yang paling mudah. Kecuali bila dia tahu bahwa tuan rumah akan senang bila dia memilih makanan tertentu.
  14. Berterimaksih kepada tuan rumah, dan menampakkan rasa sukanya terhadap apa yang dihidangkan.
  15. Jangan sampai menganggap remeh atau mencela apa yang dihidangkan atau meremehkan hal yang lain.

Wallahu ‘alam. Sumber tulisan ; Kajian Islam Batam

Kesehatan Lingkungan – Subtema : Kesehatan Manusia

Bila diperhatikan, definisi sehat adalah adalah komponen kunci dari kesehatan tubuh manusia secara keseluruhan, meskipun bukan gambaran keseluruhan namun kriteria ini menggambarkan sehat merupakan kondisi yang menunjukkan kondisi yang lebih dari sekadar penampilan, berat badan ideal, atau aktivitas rutin olahraga.

Bagaimana definisi kesehatan itu? Kesehatan adalah hal-hal yang bisa dirasakan ketika : 1) bangun di pagi hari, 2) ketika tidur, 3) menangani stres, 4) mengatasi waktu sibuk, 5) menangani hubungan dalam hidup. Setidaknya ada ada enam komponen kunci terkait kesehatan manusia yakni : 1) Fisik, 2) Intelektual, 3) Spiritual, 4) Emosional, 5) Lingkungan dan 6) Sosial.

1) Kesehatan Fisik
Kesehatan fisik meliputi daya tahan, kekuatan, fleksibilitas, kardiovaskular, kesehatan pencernaan, dan banyak lagi. Semua ini adalah komponen kunci kesehatan dan menjadi bagian dari rutinitas perawatan diri , dan jika berhenti maka manusia akan banyak kehilangan komponen kesehatan yang dimilikinya. Dasar-dasar kesehatan fisik adalah menggerakkan tubuh Anda selama 30 menit sehari, minum air dengan dosis setengah dari berat badan Anda, tidur delapan jam setiap malam, makan makanan yang seimbang.

2) Kesehatan Intelektual
Pikiran manusia dirancang untuk terus belajar, untuk terus berkembang, sehingga pembelajaran diperlukan untuk menjaga kesehatan intelektual dan dilakukan dalam berbagai bentuk, penggunaan buku, podcast, kelas, pelatihan, gabung komunitas, percakapan, dan banyak lagi. Jaga kesehatan intelektual dengan cara membakar pikiran Anda dengan hal-hal positif, kemudian Jadwalkan waktu untuk belajar dan mengembangkan pikiran Anda dengan tepat.

3) Kesehatan rohani/spiritual
Kesehatan spiritual merupakan upaya yang dilakukan untuk menjaga kesehatan fisik secara keseluruhan dengan cara meluangkan waktu setiap hari untuk berhenti sejenak dan menjernihkan pikiran. Beberapa cara paling umum untuk menjernihkan pikiran adalah melalui doa. Kesehatan spiritual juga dapat diperluas dengan cara berbagi pengalaman kepada orang lain agar dapat digunakan kembali.

4) Kesehatan Emosional
Kesehatan emosional sangat penting dan kompleks karena berhubungan dengan kesehatan pikiran, perasaan, dan pola pikir positif saat stres datang. Kesehatan emosional dapat dibina dengan cara merencanakan pekerjaan mingguan, dan membuat daftar pekerjaan harian. Keberadaan daftar ini akan membantu anda tetap dalam keadaan emosional yang positif. Selain itu, latihan fisik, diet yang tepat dan suplemen, serta interaksi sosial semuanya dapat memainkan peran dalam kesehatan emosional. Tips lainnya : jika anda mengalami emosi memuncak maka pelampiasannya melalui menulis sebuha jurnal, atau mengeluarkan pikiran (pengetahuan tacit) menjadi tulisan di atas kertas (pengetahuan eksplisit).

5) Kesehatan Lingkungan
Kesehatan Lingkungan adalah mencakup hal-hal yang mempengaruhi situasi hidup Anda, situasi kerja , keluarga, pasangan dan lingkaran teman. Lingkungan tempat tinggal adalah komponen kunci bagi kesehatan manusia secara hakiki. Jadi jangan tinggal di lingkungan yang kotor dan beracun, karena akan berpengaruh negatif terhadap semua area kesehatan. Jika sudah terlanjur kotor, mulailah dengan pekerjaan yang bisa diubah, sehingga dapat mengubah lingkungan sekitar menjadi bersih dan teratur.

6) Kesehatan Sosial
Kesehatan sosial mencakup semua hubungan dengan keluarga, teman, dan komunitas Anda. Manusia dirancang untuk menjadi makhluk sosial, sehingga setiap individu diupayakan memiliki hubungan yang sehat dengan orang-orang penting dalam hidupnya baik di tempat kerja, keluarga dan tempat ibahdauntuk minggu yang menyenangkan dan ini adalah area yang banyak orang perjuangkan. Untuk menyederhanakan konsep, bahkan orang dewasa pun membutuhkan kencan bermain. Pergi mendaki bersama teman, makan malam bersama keluarga, menonton film. Keluarlah dan bersosialisasilah, apa pun itu bagi Anda. Pastikan itu ada dalam jadwal sehingga itu terjadi.

Secara sosial, mudah untuk merasa bahwa Anda perlu mengatakan ya untuk semua yang datang kepada Anda. Saya menemukan dengan klien saya ini adalah area yang kita butuhkan untuk bekerja pada apa yang kita katakan ya dan tidak. Tidak apa-apa untuk mengatakan tidak pada hal-hal yang mengangkat Anda, yang tidak membantu Anda bergerak ke arah kesehatan dan kebugaran yang Anda coba tuju.