Arsip Penulis: Anang Kadarsah

Tentang Anang Kadarsah

Dosen Biologi FMIPA ULM.

Fungsi, Bentuk, Prinsip dan Kajian yang Dipelajari dalam Ekologi Lanskap

Ekologi merupakan gabungan konsep ekologi dan lanskap. Lanskap secara sederhana berarti bentang alam yang kompleks. Sedangkan ekologi merupakan ilmu yang mempelajari ekosistem (interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya). Ekologi lanskap berarti suatu disiplin ilmu yang mempelajari variasi spasial bentang alam atau struktur lanskap yang mempengaruhi proses interaksi makhluk hidup beserta distribusi aliran energi materi dengan lingkungannya.

Ekologi lanskap merupakan cabang ilmu termuda dari ekologi. Tergagas setelah perang dunia II di negara Eropa Tengah dan Eropa Timur. Bersumber pada ilmu geografi, geobumi dan management lanskap. Pertama kali dicetuskan akhir tahun 1930 an oleh Carl Troll. Menurut beliau ekologi lanskap adalah suatu ilmu yang baru dikembangkan dengan mengombinasikan pola spasial, pendekatan secara horizontal dari ahli geografi dan pendekatan secara vertikal dari ahli ekologi.

Fungsi Ekologi Lanskap

Disiplin ilmu yang digunakan untuk:

  1. Mendapatkan gambaran daya dukung lahan untuk menentukan indikator kerusakan lingkungan atau ekosistem akibat ulah manusia.
  2. Sebagai dasar perencanaan design lanskap
  3. Mengetahui sebab-akibat dari heterogenitas spasial
  4. Mengetahui fragmentasi habitat yang mempengaruhi daya hidup suatu populasi tumbuhan maupun hewan. Bantuan teknologi yang digunakan untuk ini dengan Sistem Informasi Geografi (SIG)

Elemen Lanskap Pembentuk Ekologi

  1. Patch: Areal permukaan non-linear yang homogen yang dapat dibedakan dari daerah sekelilingnya. Bentuk, ukuran, type, heterogenitas, dan sifat deliniasinya (batasan daerah).
  2. Corridor: Elemen lanskap yang berbentuk memanjang dan berkesinambugan. Contoh: jalan kereta api, jalan raya dan sungai.
  3. Matriks: Areal homogen yang mendominasi lanskap yang dapat dikategorikan lanskap mayor.
  4. Edge: Daerah peralihan antara patch dan matriks.

Bentuk Ekologi Lanskap Berdasarkan 3 Perspektif

1. Manusia

Manusia memiliki kesatuan fungsi dengan lanskap. Dilihat dari sudut pandang manusia, lanskap terbentang area lanskap hasil dari interaksi manusia dengan lingkungannya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Terdiri dari sawah, kebun, hutan produksi.

2. Geobotanical

https://ce74a4a794603c89423a96977d4f587a.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-38/html/container.html

Penyebaran spasial dari lingkungan komponen biotik dan abiotik baik itu sebagai komunitas, woodland, woodlots dll. Hal yang dipertimbangkan kebutuhan hidup tumbuhan. Contoh: Mount ridge landscape, rock debris, bare soil, vegetation patches.

3. Hewan

Hampir sama dengan yang dipandang manusia akan tetapi ada sedikit perbedaan yang lebih natural seperti habitat hutan, sungai, laut dan jumlah pengelompokan hewan.

Hal yang Dipelajari Ekologi Lanskap

  1. Struktur: Hubungan spasial diantara heterogen ekosistem atau elemen lanskap yang ada yaitu distribusi energi, materi dan spesies dalam hubungan terhadap ukuran, bentuk, jumlah dan konfigurasinya.
  2. Fungsi: Interaksi antara spasial berupa aliran energi, material dan spesies dalam komponen ekosistem.
  3. Perubahan: Perubahan struktur dan fungsi mozaik lanskap.

Prinsip Ekologi Lanskap

  1. Prinsip Struktur dan Fungsi Lanskap: Perbedaan struktur pembentuk lanskap baik dalam tipe, ukuran dan bentuknya menyebabkan perbedaan dalam distribusi spesies, energi, materi diantara patch, koridor dan matriks yang ada, sehingga fungsi akan berbeda seperti aliran spesies, energi dan materi diantara elemen pembentuknya
  2. Prinsip Biodiversity (Keanekaragaman Hayati): Meningkatkan total potensi keberadaan spesies membutuhkan dua atau lebih elemen lanskap. Sehingga keragaman edge spesies dan spesies dan menurunkan kelimpahan (abundance) spesies interior.
  3. Prinsip Pergerakan Spesies: Pengaruh heterogenitas lanskap menyebabkan emigrasi dan imigrasi spesies diantara elemen lanskap.
  4. Prinsip Transport Nutrient (hara mineral): Meningkatnya laju perpindahan nutrient hara mineral antar elemen lanskap dapat meningkatkan intensitas gangguan.
  5. Prinsip Aliran Energi: Peningkatan heterogenitas lanskap meningkatnya perpindahan energi panas dan perpindahan biomasa antara  elemen lanskap meningkat dengan meningkatnya
  6. Prinsip Perubahan Lanskap: Bila ada gangguan yang besar maka akan menurunkan tingkat heterogenitas landskap
  7. Prinsip Stabilitas Lanskap: Sistem yang secara fisik sangat stabil (ketiadaan biomasa; gurun pasir, jalan, perkotaan), sistem dengan sistem recovery yang cepat (keberadaan tingkat biomasa yang rendah; padang alang/alang, daerah pertanian), sistem dengan tingkat resistensi yang tinggi terhadap gangguan  ( keberadaan biomasa yang sangat besar; misal hutan). Biomassa terdiri dari vegetasi juga komponen mikroorganisme  dan non-organisme yang terlibat dalam proses pertumbuhan dan reproduksi)

Demikian pembahasan mengenai ekologi lanskap. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda.

Sumber Copy paste : https://materiipa.com/ekologi-lanskap

Ekowisata di Lahan Bekas Tambang

Indonesia memiliki banyak objek dan daya tarik wisata (ODTW) yang sangat potensial untuk meningkatkan pendapatan nasional, kesejahteraan masyarakat, dan upaya konservasi melalui pengembangan ekowisata. ODTW yang ada di Indonesia umumnya berisi keunikan flora dan fauna (biodiversitas) yang bisa ditemui di kawasan cagar alam, cagar biosfir, kawasan lindung, taman nasional, serta ekosistem alami dan buatan lainnya dengan keindahan lanskap yang menakjubkan. Indonesia juga memiliki ragam warisan budaya dan pola kehidupan sosial pedesaan dan perkotaan yang mengandung makna pembelajaran dan dapat meningkatkan pengalaman wisatawan dalam berbagai aspek. Kondisi ojek wisata tersebut dapat menjadi penarik (pull factor) dan dapat juga menjadi alasan wisatawan tidak berkunjung.

Pengembangan wisata di Indonesia tidak hanya mengandalkan kawasan yang secara secara alami, disediakan oleh Allah Subanahuwata`ala, seperti : pegunungan, kawasan sungai, sawah, hutan mangrove, dan rawa gambut. Akan tetapi, juga terkait dengan inovasi penyelamatan lingkungan yang mengalami kerusakan seperti kegiatan pertambangan. Diketeahui, bahwa pertambangan tanpa memperhatikan aspek keberlanjutan hanya akan menggiring dalam lubang bencana. Dengan demikian diperlukan solusi yang tepat agar bencana alam yang mengancam dapat dicegah.

Salah satu solusi terkait pengolahan lahan bekas tambang dan inovasi dalam pengelolaan lahan eks tambang yaitu dengan pembangunan lahan eks tambang sebagai ekowisata. Ekowisata merupakan tipe pariwisata dengan segmen pasar yang memiliki karakteristik spesifik, baik secara demografis, psikografis, maupun geografis. Ekowisata mengutamakan aspek konservasi alam, pemberdayaan sosial budaya, ekonomi masyarakat lokal, serta pembelajaran atau pendidikan. Ekowisata dapat menyatukan komponen biodiversitas flora dan fauna, masyarakat lokal, serta kebudayaan sebagai bentuk implementasi pembangunan yang berkelanjutan. Sehingga, dalam capaiannya dapat menjadi sektor pariwisata yang berkembang dengan baik di Indonesia

Konsep ekowisata merupakan sebuah konsep pembangunan pariwisata dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan. Seperti yang dikemukakan IUCN tahun 1996 bahwa Ekowisata adalah perjalanan bertanggung jawab secara lingkungan dan kunjungan ke kawasan alami, dalam rangka menikmati dan menghargai alam (serta semua ciri-ciri budaya masa lalu dan masa kini) untuk mempromosikan konservasi, memiliki dampak kecil dan mendorong pelibatan sosial ekonomi masyarakat lokal secara aktif sebagai penerima manfaat.

Terkait pemanfaatan lahan bekas tambang, Jika lahan tersebut akan dijadikan kawasan wisata, maka sebaiknya ada regulasi yang jelas dalam peningkatan kualitas lingkungan, sosial budaya, serta ekonomi masyarakat dengan cara menyusun Rancangan Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah [RIPPARDA]. Hal ini berguna untuk mengatur kawasan eks tambang tersebut dapat dijadikan kawasan wisata yang aman bagi manusia dan sehat bagi lingkungan ketika lahan tersebut sudah tidak akan dieksploitasi kembali. Wallahu`alam.

Pustaka

Asmin, F. (2018). Ekowisata dan Pembangunan Berkelanjutan: Dimulai dari Konsep Sederhana. https://www.researchgate.net/publication/323309174Ekowisata

https://katadata.co.id/ariemega/berita/5fd9ffbba6c49/membangun-ekowisata-berkelanjutan-di-lahan-bekas-tambang

Kumpulan Video Lengkap Maggot Black Soldier Fly

Kumpulan video budidaya maggot / black soldier fly

  1. Dampak Maggot Bagi Cuan dan Keseimbangan Lingkungan https://youtu.be/iHNXuU2ukXU
  2. MODERN BLACK SOLDIER FLY MENJADI PAKAN HEWAN DAN MANUSIA https://youtu.be/2dHsGTHP_ok
  3. Tips Budidaya Maggot Untuk Pemula, Modal Sampah Jadi Rupiah https://youtu.be/ehRZjZEZGhc
  4. Ternak Maggot BSF Skala Rumahan untuk Pakan Ayam https://youtu.be/k5_kNIQ3qYg
  5. Cara Memancing Lalat BSF Liar Datang https://youtu.be/z3kPwTj0MHs
  6. Proses penyiapan magot dewasa menjadi lalat BSF https://youtu.be/1FrbI8lcYbs
  7. Lahan 2 Hektar budidaya lalat bsf,mengolah sampah menjadi berkah https://youtu.be/O81Fwv7czeE
  8. Cara Mengolah Maggot Menjadi Maggot Kering (Dried Maggot) https://youtu.be/dpJaxn76sEA
  9. CARA PEMASARAN MAGGOT BSF https://www.youtube.com/watch?v=O81Fwv7czeE
  10. Webinar BUDIDAYA MAGGOT UNTUK BIOKONVERSI SAMPAH ORGANIK https://youtu.be/sPRpKq39_SI
  11. HOW TO MAKE | MAGGOT OVEN https://youtu.be/Yv8e7ygvEPc
  12. Cara Mengolah Maggot Menjadi Pelet https://youtu.be/eiCs409XGHg

Biodiversitas dan Industri Wisata

Selama beberapa dekade, pariwisata telah menjadi salah satu industri terbesar dan paling cepat berkembang di dunia. Terhitung lebih dari 30% ekspor jasa komersial seluruh dunia berasal dari pariwisata dan lebih dari 6% keseluruhan ekspor terkait dengan barang dan jasa untuk menunjang pariwisata. Pariwisata berdampak besar dan perannya terus meningkat serta berdampak terhadap manusia maupun jasa ekosistem. Bagi banyak negara berkembang, pariwisata menjadi salah satu sumber pendapatan utama dalam menciptakan dan menghasilkan peluang kerja yang sangat dibutuhkan untuk pembangunan sosial-ekonomi.

Pertumbuhan industri pariwisata yang berkelanjutan saat ini terus berkembang seiring dengan semakin menguatnya isu lingkungan. Selain itu konsumen juga semakin menuntut tujuan pariwisata yang lebih bersih, berkelanjutan, dan lebih ramah lingkungan. Tren kualitatif dan kuantitatif ini tentunya memerlukan pengembangan dan pengelolaan produk pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis keanekaragaman hayati. Konsep ini akan menghubungkan pariwisata dengan pemanfaatan sumber daya alam dan pengelolaan konservasi yang berkelanjutan.

Berbagai macam pilihan wisata akan berkaitan erat dengan jasa dan layanan yang dihasilkan dari biodiversitas. Berbagai pilihan yang dilakukan penduduk terkait wisata diantaranya, penduduk sering memilih tempat tertentu untuk menghabiskan waktu luang mereka. Sebagiannya memilih tempat wisata berdasarkan pada karakteristik lanskap alam atau budidaya di daerah tertentu. Sebagian lagi memilih rekreasi dalam kaitannya dengan hewan atau tumbuhan, merawat hewan peliharaan, atau kebun, taman dan cagar alam. Hasil yang diperoleh dari kegiatan wisata tersebut berhubungan dengan kesehatan berupa latihan fisik, dan kebugaran. Selain itu banyak sekali kontribusi wisata terhadap kesehatan fisik dan mental, dan pengentasan gangguan psikososial.

Terkait hal tersebut di atas, maka pengembangan produk pariwisata yang berbasis keanekaragaman hayati harus mengarah pada pembangunan berkelanjutan jangka panjang. Diperlukan usaha yang instensif untuk mempromosikan integrasi sosial dan ekonomi (pendapatan sektor pariwisata) dan partispasi masyarakat lokal. Untuk mencapainya, diperlukan rencana aksi komprehensif yang berfokus pada diversifikasi produk, daya saing dan pembangunan berbasis masyarakat. Titik utama pariwisata berkelanjutan adalah perlindungan dan pengelolaan keanekaragaman hayati, warisan budaya.

Sumber tulisan :

World Health Organization, & Secretariat of the Convention on Biological Diversity. (2015). Connecting Global Priorities: Biodiversity and Human Health. In WHO Press (Issue June 2017). https://doi.org/10.13140/RG.2.1.3679.6565

World Tourism Organization. (2011). Practical Guide for the Development of Biodiversity-based Tourism Products. In Practical Guide for the Development of Biodiversity-based Tourism Products (Second). World Tourism Organization. https://doi.org/10.18111/9789284413409

Pemanfaatan jasa eceng gondok untuk mengendalikan pencemaran air

Eceng gondok (Pontederia crassipes sebelumnya dinamakan Eichhornia crassipes)) merupakan salah satu jenis tumbuhan air yang tum­buh subur di sawah-sawah, danau, waduk, rawa-rawa dan saluran drainase. Tumbuhan yang berasal dari Amerika Selatan ini hidup mengambang secara bebas di daerah tropis dan sub-tropis. Bentuk daun bulat telur, lebar, tebal, dan mengkilap dengan ukuran 10–20 cm (4–8 inci). Memiliki batang yang panjang, kenyal dan bulat serta dapat naik di atas permukaan air setinggi 1 meter (3 kaki). Akarnya berwarna ungu-hitam, berbulu dan menggantung secara bebas di dalam air. Tangkainya berdiri tegak untuk menopang 8–15 bunga dengan warna yang sangat menarik, sebagian besar berwarna lavender hingga merah muda.

Sudah menjadi anggapan umum, bahwa kehadiran eceng gondok hanya memba­wa kerugian dan menim­bul­kan masalah terhadap ling­kungan perairan. Kemampuannya menutupi permukaan perair­an dengan cepat sehingga menghilangkan keberadaan air permukaan sampai 4 kali lipatnya adalah bukti yang menunjukkan anggapan tersebut. Sehingga dalam tempo 3–4 bulan saja, eceng gondok mampu menutupi lebih dari 70% permukaan danau. Dampak selanjutnya yang ditimbulkan oleh eceng gondok adalah tersumbatnya saluran alir (drainase), penurunan nilai estetika perairan, gang­guan penangkapan ikan di da­nau, waduk dan rawa, kehadiran vektor penyakit. Cepatnya pertumbuhan eceng gondok dan tingginya daya tahan hidup menjadikan tumbuhan ini sangat sulit dikendali­kan. Pengendalian eceng gondok secara mekanik, kimia dan biologi juga tidak pernah memberikan hasil yang optimal.

Anggapan tersebut di atas memang dapat dibenarkan, karena selama ini manfaat eceng gondok belum banyak digali dan diketahui. se­hing­ga terkesan bahwa eceng gondok itu bukanlah sumber daya hayati yang memiliki berbagai jasa dan layanan yang dihasilkannya. Hasil penelitian berjudul “The Benefits of Water Hyacinth (Eichhornia crassipes) for Southern Africa: A Review’ yang diterbitkan tanggal 6 November 2020 pada jurnal Sustainability; doi:10.3390/su12219222 menyimpulkan bahwa eceng gondok adalah sumber daya hayati yang pu­nya bermanfaat ganda bagi manusia. Eceng gondok antara lain dapat dimanfaatkan untuk fitoremediasi, pakan ternak, pupuk hayati, bioenergi (biogas, bioetanol, dan briket), sumber karbon untuk produksi enzim, dan juga sebagai bahan biopolimer.

Terkait pengendalian pencemaran perairan, eceng gondok dapat diman­fa­at­kan dalam mencapai tujuan tersebut. Hal ini ditunjang dengan kemam­puan tinggi tumbuhan ini dalam me­nye­rap senyawa-senyawa ki­mia toksik dari perairan ter­cemar. Diketahui, eceng gondok mam­pu menghilangkan senyawa fenolik dari perairan seba­nyak 160 kg/hektar dalam wak­tu 72 jam, menyerap fos­for sebanyak 157 kg/hektar, nitrogen 693 kg/hektar, dan menghilangkan amonium sebanyak 500 kg/hektar da­lam waktu 15 hari.

Kemampuan tumbuhan air itu untuk mengikat bahan-bahan organik dari partikel tersuspensi membuat gulma air itu mampu menjernihkan air. Kekeruhan air dapat ditu­runkan sampai 120 ppm sili­ka dalam waktu 48 jam. Hal ini mengandung arti, tum­buh­an ini dapat menurunkan TSS (total suspended solid) dan BOD (biological oxygen demand) dari perairan terce­mar. Lebih dari itu, eceng gon­dok mampunyai kemampuan yang tinggi dalam menyerap logam berat dari perairan. Dalam setiap 1 gram berat ke­ring mampu mengabsorbsi Timbal (Pb) 0,176 mg, Mer­kuri (Hg) 0,15 mg dan Cobalt (Co) 0,568 mg dalam waktu 24 jam.

Catatan pemanfaatan eceng gondok :

  • Pemanfaatan eceng gon­dok sangat dianjurkan untuk pengolahan limbah yang banyak mengandung bahan or­ganik, karena bahan itu dapat terurai di alam.
  • Tumbuhan eceng gon­dok yang sudah mati dari danau atau sungai dapat dikeringkan dan dibuat men­jadi kompos untuk berbagai kebutuhan.
  • Eceng gon­dok dapat digunakan untuk menyerap logam berat dengan syarat sisa tum­buhan yang telah mati tersebut tidak dimanfaatkan untuk kompos, tetapi hanya sebagai penutup tanah lembah atau tanah rawa.
  • Peman­faatan tumbuhan ini harus memperhatikan lokasi tum­buhnya. Bila tum­buh di sa­wah-sawah, danau atau wa­duk, pemanfa­atannya diarahkan untuk pakan ternak.
  • Eceng gondok yang tumbuh subur di perairan tercemar berat seperti parit busuk, tidak boleh dimanfaat­kan untuk pakan ternak ka­rena dikhawatirkan mengan­dung bahan pencemar toksik seperti logam berat, te­ta­pi digunakan untuk manfa­at lainnya seperti pembuatan ta­li, topi, tas atau produk kera­jinan lain.

Kesimpulan

Eceng gondok bukanlah gul­ma yang harus dimusnahkan dari perairan, akan tetapi dimanfaatkan berdasarkan penggalian ilmu pengetahuan dan data. Pemanfaatan eceng gon­dok sebaiknya dilakukan secara kontinyu karena eceng gondok mempu­nyai manfaat ganda melalui pengendalian. Eceng gondok dapat terken­dali di perairan jika dikelola dengan pendekatan berbasis ekosistem yakni melibatkan kepentingan ekologi, ekonomi dan sosial sehingga bisa berkelanjutan. Melalui pengolahan yang terintegrasi, eceng gondok dapat dibuat menjadi bahan bernilai ekonomis, ber­manfaat dalam mengendalikan pencemaran perairan, sekaligus bermanfaat yang tinggi bagi nilai sosial seperti hadirnya mata pencaharian bagi penduduk lokal.

Pustaka

Bersihkan Kali Pakai Eceng Gondok, Mengatasi Masalah Dengan Masalah, https://tirto.id/da71

https://menyelamatkandanaulimboto.wordpress.com/teknologi-pengendalian-pencemaran-air/pemanfaatan-eceng-gondok/

https://analisadaily.com/berita/arsip/2017/1/22/303899/eceng-gondok-bermanfaat-untuk-lingkungan/

Cara Menghentikan CCTV Google Pantau Full 24 Jam

Meski sering mengunggah hal apa pun di sosial media, privasi tetap penting bagi seseorang. Siapa pun tidak ingin setiap kegiatannya selama sehari-hari dapat diketahui orang lain. Sayangnya, Google ternyata bisa melakukan pelacakan terhadap para pengguna. Bahkan aktivitas ini bisa terjadi meski riwayat lokasi sudah dinonaktifkan. Fenomena tersebut mungkin yang jadi alasan banyak pengguna menemukan iklan sebuah produk di internet ketika produk tersebut baru saja dibicarakan.

Namun jangan khawatir, pengguna bisa menghentikan Google untuk melacak aktivitas kita di dunia maya. Dikutip dari Cnet, berikut langkah-langkahnya.

  1. Buka laman Google.com dari browser desktop atau mobile;
  2. Masuk ke akun Google;
  3. Pilih menu Manage your Google Account;
  4. Pada Privacy & Personalization, pilih Manage your Data & Personalization;
  5. Berikutnya akan terlihat menu Activity Controls dengan scrolling layar ke bawah, pilih Manage your Activity Controls;
  6. Selanjutnya akan terlihat boks bernama Web & App Activity, geser toggle untuk mematikannya; dan
  7. Akan terlihat pemberitahuan memastikan pengguna paham apa yang dilakukan dengan menonaktifkan pengaturan, kemudian pilih Pause.

Setelah langkah tersebut dilakukan, maka fitur akan dimatikan. Jadi pengguna tidak akan melihat iklan dan rekomendasi penelusuran yang relevan. Sebaliknya, iklan yang hadir kurang relevan serta rekomendasi penelusuran kurang bermanfaat. Pengalaman personal tidak akan didapat lagi setelah fitur dinonaktifkan.

Sebagai pengingat, pengguna juga tidak akan kehilangan data yang tersimpan saat pelacakan dimatikan. Ini akan berguna di masa mendatang karena Google tidak akan menyimpan informasi di masa depan, namun data yang sudah tersimpan sebelumnya tidak akan terhapus.

Sumber tulisan ; https://www.cnbcindonesia.com/tech/20220529160222-37-342663/cctv-google-pantau-kamu-full-24-jam-begini-cara-hentikannya

Ekotoksikologi Pestisida

Pestisida merupakan senyawa (substansi) kimia yang banyak digunakan petani untuk mengendalikan serangan hama pada tanaman pertanian (tanaman pangan, buah dan sayuran). Paparan pestisida yang melebihi Batasan Maksimum Residu (BMR) pada hasil panen para petani memungkinkan timbulnya dampak negatif bagi pengonsumsinya. Pestisida adalah zat atau senyawa kimia, zat pengatur dan perangsang tumbuh, bahan lain, serta organisme renik, atau virus yang digunakan untuk melakukan perlindungan tanaman (UU No 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman). Pestisida organoklorin merupakan salah satu jenis pestisida yang digunakan oleh para petani di Indonesia (Yuantari dkk., 2013).

Secara kimiawi pestisida dibedakan atas pestisida anorganik dan organik. Pestisida anorganik banyak digunakan antara lain : 1) Na-arsenat> tembaga arsenat basa, dan timbal arsenat (insektisida); 2) Sulfur, 3) Bubur Bordeaux, 4) Tembaga klorida, tembaga-seng-kromat, 5) Timerosal dan senyawa Hg-organik (fungisida); 6) ferisulfat, 7) amonium sulfamat, 8) boraks, dan 9) K-sianat (herbisida).

Walaupun, pestisida organoklorin ini sudah dilarang penggunaannya namun masih ditemukan adanya residu pestisida di lingkungan. Penggunaan pestisida untuk pertanian, utamanya insektisida, fungsisida, dan herbisida, cenderung selalu meningkaL Langkah itu memang mampu meningkatkan produksi pangan, namun dalam jangka panjang terbukti telah menimbulkan dampak lingkungan yang cukup meresahkan.

Pustaka

Mursyidi, A. (1994) ‘Pestisida Efek Toksik dan Nasibnya di Lingkungan’, Unisia, 14(23), pp. 112–120. doi: 10.20885/unisia.vol14.iss23.art10.

Manfaatkan Kesempatan Setelah Ramadhan

Alhamdulillah. Saya ucapkan taqabballallahu minna wa minkum. Selamat hari Raya Idul Fitri 1443 H yang bertepatan jatuh pada tanggal 2 Mei 2022. Pemerintah RI bersepakat menetapkan hari tersebut sebagai hari berbuka bagi kaum muslimin setelah sebulan berpuasa. Meskipun berbeda tanggal penentuan awal puasa dengan Muhammadiyah, kedatangan hari Raya Idul Fitri menjadi kebahagiaan tersendiri. Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa ta’ala menerima amal puasa saya, kita dan kalian semua. Aamiin.

Seiring berjalannya waktu, di hari Raya idul Fitri ini, saya mengajak anda semua untuk bersama-sama menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk senantiasa bertakwa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan mengikuti apa-apa yang telah diajarkan dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad Shallallahu alaihi wasallam. Selanjutnya mari kita meneguk ilmu atau wawasan yang disampaikan oleh Khotib Idul Fitri, Asy-Syaikh Sholeh bin Humaid Hafizhahullah saat melaksanakan Khutbah Idul Fitri 1 Syawal 1443 H di Masjidil Harom, Mekkah, Kerajaan Arab Saudi.

✔️Menggunakan sebaik-baiknya sisa umur kita.
✔️Jangan bersedih dengan berlalunya Romadhon, dia akan kembali, tapi sedihlah bila Romadhon datang sementara roh kalian sudah pergi, kasihilah roh kalian sebelum kepergiannya.
Masih ada kesempatan untuk sholat walau satu rokaat, doa, dan meneteskan air mata.
📝Kita pada suasana id yang berbeda, alhamdulillah ini dia masjidil harom dan masjid nabawi dan tempat sholat sholat Id yang lain penuh dengan orang yang sholat.
Sungguh telah melewati muslimin masa-masa yang susah, masjid ditutup, mushaf disimpan, air mata terlinang dengan kosongnya masjid-masjid. Tempat thowaf kosong, tempat sa’i kosong.

📝 Pandemi telah melanda.
Dan Alhamdulillah negeri ini, kerajaan saudi arabia telah mengambil langkah-langkah antisipasi dan menerapkan protokol kesehatan.

📝 Dan dalam agama kita diajarkan, bahwa menjaga keselamatan jiwa lebih diutamakan daripada menjalankan syiar-syair.

📝 Lalu ketika Allah izinkan terangkatnya pandemi ini, pintu terbuka kembali, jiwa ceria dan senang. Bandar udara dibuka kembali, demikian juga pelabuhan-pelabuhan, untuk menyambut tamu-tamu Allah, para pengunjung dan jamaah umroh, sehingga dengan berbondong-bondong mereka datang, rindu, langkah-langkah dengan cepat menuju tempat syiar-syiar Allah.

📝 Mereka ibadah dengan aman dan penuh dengan pelayanan, syiar-syiar tegak, sholat ditegakkan, shof kembali dirapatkan. Engkau lihat air mata berlinangan, engkau dengar isak tangis dalam doa-doa yang tak henti-henti.
Allah telah angkat musibah pandemi, maka wajib disyukuri.

📝 Dahulu diantara protokol kesehatan adalah, tetap tinggal di rumah, menjaga jarak, kini dengan hari raya, diantara bentuk syukur adalah dengan menambah semakin rekat dalam interaksi, dengan saling kunjung, antara saudara dan teman-teman, dan ini merupakan salah satu wujud ukhuwah islamiyah. Dengan itu hubungan semakin kuat, kebencian hilang, kebahagiaan datang.

📝 Dan ulama telah menyebutkan abad-adab berkunjung.
Adab tuan rumah:

  1. Menampakkan wajah yang ceria.
  2. Mempersilahkan dan menyambut dengan baik.
  3. Berderma dengan apa yang dimiliki.
  4. Tidak membebani diri dan berlebihan dalam hidangan, maupun penampilan. Hal berlebihan ini justru akan menghilangkan maksud daripada saling mengunjungi tersebut, yaitu kenyamanan hubungan.
  5. Mengantar saat tamu pamit pulang sampai pintu rumah.

Adab tamu:

  1. Tidak mendesak-desak untuk bisa berkunjung ke rumah yang dituju, dengan terus menelpon pemiliknya atau terus mengetuk-ngetuk pintunya.
  2. Tidak berkunjung di waktu istirahat, saat sibuk, atau waktu kerja. Sehingga hendaknya mencari waktu yang tepat.
  3. Berakhlak mulia, seperti bicara yang baik, lapang dada, menampakkan kesenangan.
  4. Duduk di tempat dimana dia dipersilahkan untuk duduk.
  5. Tidak membuat tuan rumah atau tamu yang lain sungkan, dengan cara dia melihat-lihat bagian-bagian tempat duduk, berharap dia diutamakan.
  6. Jangan pula melihat-lihat barang milik orang lain, tundukkan pandangan dari pandangan-pandangan semacam itu.
  7. Jangan fudhul (berlebihan) dalam ucapan atau perbuatan.
  8. Jangan banyak tanya ttg hal-hal yang sifatnya privasi.
  9. Jangan ikut campur urusan pribadi.
  10. Jangan kamu julurkan pandanganmu atau tanganmu kepada sesuatu yang itu milik pribadi tuan rumah. Yang bisa menjerumuskannya masuk dalam urusan privasinya.
  11. Abu Laits mengatakan: tamu hendaklah melakukan 4 hal, duduk dimana dia dipersilahkan, menerima se adanya yang dimiliki tuan rumah, tidak pergi kecuali dengan ijin tuan rumah, medoakan tuan rumah saat keluar.
  12. Tidak meminta jenis makanan tertentu.
  13. Bila diberi pilihan, maka milih yang paling mudah. Kecuali bila dia tahu bahwa tuan rumah akan senang bila dia memilih makanan tertentu.
  14. Berterimaksih kepada tuan rumah, dan menampakkan rasa sukanya terhadap apa yang dihidangkan.
  15. Jangan sampai menganggap remeh atau mencela apa yang dihidangkan atau meremehkan hal yang lain.

Wallahu ‘alam. Sumber tulisan ; Kajian Islam Batam

Kesehatan Lingkungan – Subtema : Kesehatan Manusia

Bila diperhatikan, definisi sehat adalah adalah komponen kunci dari kesehatan tubuh manusia secara keseluruhan, meskipun bukan gambaran keseluruhan namun kriteria ini menggambarkan sehat merupakan kondisi yang menunjukkan kondisi yang lebih dari sekadar penampilan, berat badan ideal, atau aktivitas rutin olahraga.

Bagaimana definisi kesehatan itu? Kesehatan adalah hal-hal yang bisa dirasakan ketika : 1) bangun di pagi hari, 2) ketika tidur, 3) menangani stres, 4) mengatasi waktu sibuk, 5) menangani hubungan dalam hidup. Setidaknya ada ada enam komponen kunci terkait kesehatan manusia yakni : 1) Fisik, 2) Intelektual, 3) Spiritual, 4) Emosional, 5) Lingkungan dan 6) Sosial.

1) Kesehatan Fisik
Kesehatan fisik meliputi daya tahan, kekuatan, fleksibilitas, kardiovaskular, kesehatan pencernaan, dan banyak lagi. Semua ini adalah komponen kunci kesehatan dan menjadi bagian dari rutinitas perawatan diri , dan jika berhenti maka manusia akan banyak kehilangan komponen kesehatan yang dimilikinya. Dasar-dasar kesehatan fisik adalah menggerakkan tubuh Anda selama 30 menit sehari, minum air dengan dosis setengah dari berat badan Anda, tidur delapan jam setiap malam, makan makanan yang seimbang.

2) Kesehatan Intelektual
Pikiran manusia dirancang untuk terus belajar, untuk terus berkembang, sehingga pembelajaran diperlukan untuk menjaga kesehatan intelektual dan dilakukan dalam berbagai bentuk, penggunaan buku, podcast, kelas, pelatihan, gabung komunitas, percakapan, dan banyak lagi. Jaga kesehatan intelektual dengan cara membakar pikiran Anda dengan hal-hal positif, kemudian Jadwalkan waktu untuk belajar dan mengembangkan pikiran Anda dengan tepat.

3) Kesehatan rohani/spiritual
Kesehatan spiritual merupakan upaya yang dilakukan untuk menjaga kesehatan fisik secara keseluruhan dengan cara meluangkan waktu setiap hari untuk berhenti sejenak dan menjernihkan pikiran. Beberapa cara paling umum untuk menjernihkan pikiran adalah melalui doa. Kesehatan spiritual juga dapat diperluas dengan cara berbagi pengalaman kepada orang lain agar dapat digunakan kembali.

4) Kesehatan Emosional
Kesehatan emosional sangat penting dan kompleks karena berhubungan dengan kesehatan pikiran, perasaan, dan pola pikir positif saat stres datang. Kesehatan emosional dapat dibina dengan cara merencanakan pekerjaan mingguan, dan membuat daftar pekerjaan harian. Keberadaan daftar ini akan membantu anda tetap dalam keadaan emosional yang positif. Selain itu, latihan fisik, diet yang tepat dan suplemen, serta interaksi sosial semuanya dapat memainkan peran dalam kesehatan emosional. Tips lainnya : jika anda mengalami emosi memuncak maka pelampiasannya melalui menulis sebuha jurnal, atau mengeluarkan pikiran (pengetahuan tacit) menjadi tulisan di atas kertas (pengetahuan eksplisit).

5) Kesehatan Lingkungan
Kesehatan Lingkungan adalah mencakup hal-hal yang mempengaruhi situasi hidup Anda, situasi kerja , keluarga, pasangan dan lingkaran teman. Lingkungan tempat tinggal adalah komponen kunci bagi kesehatan manusia secara hakiki. Jadi jangan tinggal di lingkungan yang kotor dan beracun, karena akan berpengaruh negatif terhadap semua area kesehatan. Jika sudah terlanjur kotor, mulailah dengan pekerjaan yang bisa diubah, sehingga dapat mengubah lingkungan sekitar menjadi bersih dan teratur.

6) Kesehatan Sosial
Kesehatan sosial mencakup semua hubungan dengan keluarga, teman, dan komunitas Anda. Manusia dirancang untuk menjadi makhluk sosial, sehingga setiap individu diupayakan memiliki hubungan yang sehat dengan orang-orang penting dalam hidupnya baik di tempat kerja, keluarga dan tempat ibahdauntuk minggu yang menyenangkan dan ini adalah area yang banyak orang perjuangkan. Untuk menyederhanakan konsep, bahkan orang dewasa pun membutuhkan kencan bermain. Pergi mendaki bersama teman, makan malam bersama keluarga, menonton film. Keluarlah dan bersosialisasilah, apa pun itu bagi Anda. Pastikan itu ada dalam jadwal sehingga itu terjadi.

Secara sosial, mudah untuk merasa bahwa Anda perlu mengatakan ya untuk semua yang datang kepada Anda. Saya menemukan dengan klien saya ini adalah area yang kita butuhkan untuk bekerja pada apa yang kita katakan ya dan tidak. Tidak apa-apa untuk mengatakan tidak pada hal-hal yang mengangkat Anda, yang tidak membantu Anda bergerak ke arah kesehatan dan kebugaran yang Anda coba tuju.

Kesempatan di 10 hari terakhir Ramadhan

Para pembaca yang saya hormati, Alhamdulillah pada hari ini hari Jumat tanggal 27 Ramadhan 1440 Hijriyah Allah Subhanahu Wa Ta’ala masih memberikan kesempatan kepada kita semua untuk menjalani ibadah shaum di bulan yang penuh berkah ini. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjadikan kita semuanya termasuk yang mendapatkan keberkahan serta mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar.

Mari kita gunakan kesempatan beramal pada sisa waktu bulan puasa ini untuk terus melakukan amal kebaikan berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, misalnya : membaca Alquran, sholat tarawih, Shalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, bersedekah, menunaikan zakat fitrah dan ibadah lainnya. Selanjutnya bagi yang melakukan perjalanan mudik mari kita doakan agar mereka juga mendapatkan kesehatan dan selamat sampai tujuan. Untuk menjaga lingkungan tetap terjaga, dihimbau untuk mengelola sampah selama perjalanan mudik, misalnya merapikan gelas minum, dan memisahkan sampah plastik, dengan sampah basah sehingga lingkungan yang dilewati pemudik tetap terpelihara dan bebas dari sampah pemudik.

Terkait dengan akan berakhirnya bulan Ramadhan, mari kita simak perkataan Imam Ibnu Rajab rahimahullah agar kita setiap muslim menutup bulan Ramadhan ini dengan kebaikan :

ﻋﺒﺎﺩ ﺍﻟﻠﻪ ﺇﻥ ﺷﻬﺮ ﺭﻣﻀﺎﻥ ﻗﺪ ﻋﺰﻡ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺮﺣﻴﻞ ﻭلم ﻳﺒﻖ ﻣﻨﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻘﻠﻴﻞ، ﻓﻤﻦ ﻣﻨﻜﻢ ﺃﺣﺴﻦ ﻓﻴﻪ ﻓﻌﻠﻴﻪ ﺍﻟﺘﻤﺎﻡ، ﻭﻣﻦ ﻓﺮﻁ ﻓﻴﺨﺘﻤﻪ ﺑﺎﻟﺤﺴﻨﻰ ﻓﺎﻟﻌﻤﻞ ﺑﺎﻟﺨﺘﺎﻡ، ﻓﺎﺳﺘﻤﺘﻌﻮﺍ ﻣﻨﻪ ﺑﻤﺎ ﺑﻘﻲ من ﺍﻟﻠﻴﺎﻟﻲ ﺍﻟﻨﻴﺮﺓ ﻭﺍﻷﻳﺎﻡ

“Wahai para hamba Allah, sesungguhnya bulan Ramadhan jelas akan berlalu. (Sekarang) tidak tersisa kecuali sedikit. Barang siapa di antara kalian telah berbuat baik padanya, hendaklah ia menyempurnakannya. Adapun siapa yang meremehkan, hendaklah ia menutupnya dengan kebaikan. Amalan itu tergantung akhirnya. Karena itu (bersungguh-sungguhlah) dalam memanfaatkan malam-malam yang penuh dengan cahaya dan siang Ramadhan yang masih tersisa.

Selanjutnya Imam Ibnu Rajab rahimahullah menyampaikan kepada kita untuk menyampaikan ucapan perpisahan dengan bulan yang penuh berkah ini, dan segera berharap dipertemukan lagi dengannya.

ﻭﺍﺳﺘﻮﺩﻋﻮﻩ ﻋﻤﻼً ﺻﺎﻟﺤﺎً ﻳﺸﻬﺪ ﻟﻜﻢ ﺑﻪ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻤﻠﻚ ﺍﻟﻌﻼﻡ، ﻭﻭﺩﻋﻮﻩ ﻋﻨﺪ ﻓﺮﺍﻗﻪ ﺑﺄﺯﻛﻰ ﺗﺤﻴﺔ ﻭﺳﻼﻡ

Sampaikanlah ucapan perpisahan dengan amalan shalih, yang akan bersaksi untuk kalian di sisi Dzat Yang Maharaja, Yang Maha Mengetahui. Sampaikanlah ucapan perpisahan ketika berpisah dengan Ramadhan dengan penghormatan dan salam yang paling suci.”

Barakallahu fiikum

📚 Lathaif al-Ma’arif 1/209. Disalin dari laman : https://forumsalafy.net/amalan-itu-tergantung-pada-akhirnya/

Perjalanan menuju 10 hari terakhir bulan Ramadhan

Alhamdulillah adalah ucapan yang paling layak diucapkan tatkala seorang muslim mendapatkan keutamaan bertemu bulan Ramadhan. Bulan yang penuh berkah dan keutamaan. Bulan yang didalamnya terdapat malam yang lebih utama dari 1000 bulan, yakni malam lailatul qadr.

Tentunya amalan yang paling baik dan diterima Allah Subhanahu wa ta’ala adalah amalan yang mengikuti contoh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Mari kita lihat apa yang dilakukan Rasulullah di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Dari Aisyah Radhiyallahu’anha menceritakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sangat bersungguh-sungguh (beribadah) pada sepuluh hari terakhir (bulan ramadhan), melebihi kesungguhan beribadah di selain (malam) tersebut. (Hadits Riwayat Muslim).

Lalu amalan apa saja yang banyak dilakukan Rasulullah di 10 hari terakhir bulan Ramadhan? Beberapa amalan utama yang dicontohkan, antara lain: 

1. Memperpanjang Shalat Malam. Pada 10 malam terakhir, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak tidur, lambung beliau dan para sahabat amat jauh dari tempat tidur. Beliau menghidupkan malam-malam tersebut untuk beribadah, shalat, zikir, dan lain-lain hingga waktu fajar.

2. Memperbanyak Sedekah. Meningkatkan sedekah menjadi salah satu amalan utama di 10 hari terakhir sebagai ungkapan syukur atas nikmat dipertemukan Ramadan, serta sebagai penyempurna ibadah puasa dan ibadah-ibadah individu lainnya.

3. I’tikaf. I’tikaf berarti berdiam di masjid dalam rangka beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Tidaklah seseorang keluar dari masjid, kecuali untuk memenuhi hajatnya sebagai manusia. I’tikaf memiliki kekhususan tempat dan aktivitas yaitu masjid dengan aktivitas ibadah mendekatkan diri kepada Allah dengan berdzikir, berdo’a, membaca Al-Quran, shalat sunnah, bershalawat, bertaubat, beristigfar, dan lainnya. I’tikaf dianjurkan setiap waktu, tetapi lebih ditekankan memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan.

4. Tilawah Al Qur’an. Meningkatkan membaca Al-Qur’an menjadi salah satu ibadah utama di 10 hari terakhir Ramadan. Tidak sedikit umat Islam yang larut dalam tilawah Al-Qur’an sepanjang malam baik di masjid maupun di rumah. Tilawah Al-Qur’an adalah ibadah ringan dan memiliki keutamaan yang besar.

Wallahu ‘alam.

Disadur dari laman https://kemenag.go.id/read/amalan-penting-di-10-hari-terakhir-ramadan-ykok5

Ubi Jalar, bukan sekedar makanan pokok

Ubi jalar adalah sumber makanan umum bagi banyak penduduk asli di Afrika, Amerika Tengah dan Selatan, Karibia dan Hawaii. Ia adalah sumber senyawa alami yang sangat baik, termasuk beta-karoten dan anthocyanin. Konsentrasi tinggi senyawa ini pada tanaman umbi-umbian, dipasangkan dengan warna stabilnya, membuat ubi jalar menjadi alternatif yang sehat untuk pewarna sintetis dalam makanan.

Ubi jalar lebih dari sekadar makanan pokok populer yang disajikan sebagai hidangan pembuka manis, lauk pauk, atau camilan pengisi sendiri. Sayuran akar bertepung ini memiliki banyak manfaat untuk mencapai kesehatan yang optimal.

Dilanjutkan bacanya : https://kanuragan.com/lima-alasan-untuk-makan-lebih-banyak-ubi-jalar/