Cara Menghentikan CCTV Google Pantau Full 24 Jam

Meski sering mengunggah hal apa pun di sosial media, privasi tetap penting bagi seseorang. Siapa pun tidak ingin setiap kegiatannya selama sehari-hari dapat diketahui orang lain. Sayangnya, Google ternyata bisa melakukan pelacakan terhadap para pengguna. Bahkan aktivitas ini bisa terjadi meski riwayat lokasi sudah dinonaktifkan. Fenomena tersebut mungkin yang jadi alasan banyak pengguna menemukan iklan sebuah produk di internet ketika produk tersebut baru saja dibicarakan.

Namun jangan khawatir, pengguna bisa menghentikan Google untuk melacak aktivitas kita di dunia maya. Dikutip dari Cnet, berikut langkah-langkahnya.

  1. Buka laman Google.com dari browser desktop atau mobile;
  2. Masuk ke akun Google;
  3. Pilih menu Manage your Google Account;
  4. Pada Privacy & Personalization, pilih Manage your Data & Personalization;
  5. Berikutnya akan terlihat menu Activity Controls dengan scrolling layar ke bawah, pilih Manage your Activity Controls;
  6. Selanjutnya akan terlihat boks bernama Web & App Activity, geser toggle untuk mematikannya; dan
  7. Akan terlihat pemberitahuan memastikan pengguna paham apa yang dilakukan dengan menonaktifkan pengaturan, kemudian pilih Pause.

Setelah langkah tersebut dilakukan, maka fitur akan dimatikan. Jadi pengguna tidak akan melihat iklan dan rekomendasi penelusuran yang relevan. Sebaliknya, iklan yang hadir kurang relevan serta rekomendasi penelusuran kurang bermanfaat. Pengalaman personal tidak akan didapat lagi setelah fitur dinonaktifkan.

Sebagai pengingat, pengguna juga tidak akan kehilangan data yang tersimpan saat pelacakan dimatikan. Ini akan berguna di masa mendatang karena Google tidak akan menyimpan informasi di masa depan, namun data yang sudah tersimpan sebelumnya tidak akan terhapus.

Sumber tulisan ; https://www.cnbcindonesia.com/tech/20220529160222-37-342663/cctv-google-pantau-kamu-full-24-jam-begini-cara-hentikannya

Ekotoksikologi Pestisida

Pestisida merupakan senyawa (substansi) kimia yang banyak digunakan petani untuk mengendalikan serangan hama pada tanaman pertanian (tanaman pangan, buah dan sayuran). Paparan pestisida yang melebihi Batasan Maksimum Residu (BMR) pada hasil panen para petani memungkinkan timbulnya dampak negatif bagi pengonsumsinya. Pestisida adalah zat atau senyawa kimia, zat pengatur dan perangsang tumbuh, bahan lain, serta organisme renik, atau virus yang digunakan untuk melakukan perlindungan tanaman (UU No 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman). Pestisida organoklorin merupakan salah satu jenis pestisida yang digunakan oleh para petani di Indonesia (Yuantari dkk., 2013).

Secara kimiawi pestisida dibedakan atas pestisida anorganik dan organik. Pestisida anorganik banyak digunakan antara lain : 1) Na-arsenat> tembaga arsenat basa, dan timbal arsenat (insektisida); 2) Sulfur, 3) Bubur Bordeaux, 4) Tembaga klorida, tembaga-seng-kromat, 5) Timerosal dan senyawa Hg-organik (fungisida); 6) ferisulfat, 7) amonium sulfamat, 8) boraks, dan 9) K-sianat (herbisida).

Walaupun, pestisida organoklorin ini sudah dilarang penggunaannya namun masih ditemukan adanya residu pestisida di lingkungan. Penggunaan pestisida untuk pertanian, utamanya insektisida, fungsisida, dan herbisida, cenderung selalu meningkaL Langkah itu memang mampu meningkatkan produksi pangan, namun dalam jangka panjang terbukti telah menimbulkan dampak lingkungan yang cukup meresahkan.

Pustaka

Mursyidi, A. (1994) ‘Pestisida Efek Toksik dan Nasibnya di Lingkungan’, Unisia, 14(23), pp. 112–120. doi: 10.20885/unisia.vol14.iss23.art10.

Manfaatkan Kesempatan Setelah Ramadhan

Alhamdulillah. Saya ucapkan taqabballallahu minna wa minkum. Selamat hari Raya Idul Fitri 1443 H yang bertepatan jatuh pada tanggal 2 Mei 2022. Pemerintah RI bersepakat menetapkan hari tersebut sebagai hari berbuka bagi kaum muslimin setelah sebulan berpuasa. Meskipun berbeda tanggal penentuan awal puasa dengan Muhammadiyah, kedatangan hari Raya Idul Fitri menjadi kebahagiaan tersendiri. Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa ta’ala menerima amal puasa saya, kita dan kalian semua. Aamiin.

Seiring berjalannya waktu, di hari Raya idul Fitri ini, saya mengajak anda semua untuk bersama-sama menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk senantiasa bertakwa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan mengikuti apa-apa yang telah diajarkan dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad Shallallahu alaihi wasallam. Selanjutnya mari kita meneguk ilmu atau wawasan yang disampaikan oleh Khotib Idul Fitri, Asy-Syaikh Sholeh bin Humaid Hafizhahullah saat melaksanakan Khutbah Idul Fitri 1 Syawal 1443 H di Masjidil Harom, Mekkah, Kerajaan Arab Saudi.

✔️Menggunakan sebaik-baiknya sisa umur kita.
✔️Jangan bersedih dengan berlalunya Romadhon, dia akan kembali, tapi sedihlah bila Romadhon datang sementara roh kalian sudah pergi, kasihilah roh kalian sebelum kepergiannya.
Masih ada kesempatan untuk sholat walau satu rokaat, doa, dan meneteskan air mata.
📝Kita pada suasana id yang berbeda, alhamdulillah ini dia masjidil harom dan masjid nabawi dan tempat sholat sholat Id yang lain penuh dengan orang yang sholat.
Sungguh telah melewati muslimin masa-masa yang susah, masjid ditutup, mushaf disimpan, air mata terlinang dengan kosongnya masjid-masjid. Tempat thowaf kosong, tempat sa’i kosong.

📝 Pandemi telah melanda.
Dan Alhamdulillah negeri ini, kerajaan saudi arabia telah mengambil langkah-langkah antisipasi dan menerapkan protokol kesehatan.

📝 Dan dalam agama kita diajarkan, bahwa menjaga keselamatan jiwa lebih diutamakan daripada menjalankan syiar-syair.

📝 Lalu ketika Allah izinkan terangkatnya pandemi ini, pintu terbuka kembali, jiwa ceria dan senang. Bandar udara dibuka kembali, demikian juga pelabuhan-pelabuhan, untuk menyambut tamu-tamu Allah, para pengunjung dan jamaah umroh, sehingga dengan berbondong-bondong mereka datang, rindu, langkah-langkah dengan cepat menuju tempat syiar-syiar Allah.

📝 Mereka ibadah dengan aman dan penuh dengan pelayanan, syiar-syiar tegak, sholat ditegakkan, shof kembali dirapatkan. Engkau lihat air mata berlinangan, engkau dengar isak tangis dalam doa-doa yang tak henti-henti.
Allah telah angkat musibah pandemi, maka wajib disyukuri.

📝 Dahulu diantara protokol kesehatan adalah, tetap tinggal di rumah, menjaga jarak, kini dengan hari raya, diantara bentuk syukur adalah dengan menambah semakin rekat dalam interaksi, dengan saling kunjung, antara saudara dan teman-teman, dan ini merupakan salah satu wujud ukhuwah islamiyah. Dengan itu hubungan semakin kuat, kebencian hilang, kebahagiaan datang.

📝 Dan ulama telah menyebutkan abad-adab berkunjung.
Adab tuan rumah:

  1. Menampakkan wajah yang ceria.
  2. Mempersilahkan dan menyambut dengan baik.
  3. Berderma dengan apa yang dimiliki.
  4. Tidak membebani diri dan berlebihan dalam hidangan, maupun penampilan. Hal berlebihan ini justru akan menghilangkan maksud daripada saling mengunjungi tersebut, yaitu kenyamanan hubungan.
  5. Mengantar saat tamu pamit pulang sampai pintu rumah.

Adab tamu:

  1. Tidak mendesak-desak untuk bisa berkunjung ke rumah yang dituju, dengan terus menelpon pemiliknya atau terus mengetuk-ngetuk pintunya.
  2. Tidak berkunjung di waktu istirahat, saat sibuk, atau waktu kerja. Sehingga hendaknya mencari waktu yang tepat.
  3. Berakhlak mulia, seperti bicara yang baik, lapang dada, menampakkan kesenangan.
  4. Duduk di tempat dimana dia dipersilahkan untuk duduk.
  5. Tidak membuat tuan rumah atau tamu yang lain sungkan, dengan cara dia melihat-lihat bagian-bagian tempat duduk, berharap dia diutamakan.
  6. Jangan pula melihat-lihat barang milik orang lain, tundukkan pandangan dari pandangan-pandangan semacam itu.
  7. Jangan fudhul (berlebihan) dalam ucapan atau perbuatan.
  8. Jangan banyak tanya ttg hal-hal yang sifatnya privasi.
  9. Jangan ikut campur urusan pribadi.
  10. Jangan kamu julurkan pandanganmu atau tanganmu kepada sesuatu yang itu milik pribadi tuan rumah. Yang bisa menjerumuskannya masuk dalam urusan privasinya.
  11. Abu Laits mengatakan: tamu hendaklah melakukan 4 hal, duduk dimana dia dipersilahkan, menerima se adanya yang dimiliki tuan rumah, tidak pergi kecuali dengan ijin tuan rumah, medoakan tuan rumah saat keluar.
  12. Tidak meminta jenis makanan tertentu.
  13. Bila diberi pilihan, maka milih yang paling mudah. Kecuali bila dia tahu bahwa tuan rumah akan senang bila dia memilih makanan tertentu.
  14. Berterimaksih kepada tuan rumah, dan menampakkan rasa sukanya terhadap apa yang dihidangkan.
  15. Jangan sampai menganggap remeh atau mencela apa yang dihidangkan atau meremehkan hal yang lain.

Wallahu ‘alam. Sumber tulisan ; Kajian Islam Batam

Kesehatan Lingkungan – Subtema : Kesehatan Manusia

Bila diperhatikan, definisi sehat adalah adalah komponen kunci dari kesehatan tubuh manusia secara keseluruhan, meskipun bukan gambaran keseluruhan namun kriteria ini menggambarkan sehat merupakan kondisi yang menunjukkan kondisi yang lebih dari sekadar penampilan, berat badan ideal, atau aktivitas rutin olahraga.

Bagaimana definisi kesehatan itu? Kesehatan adalah hal-hal yang bisa dirasakan ketika : 1) bangun di pagi hari, 2) ketika tidur, 3) menangani stres, 4) mengatasi waktu sibuk, 5) menangani hubungan dalam hidup. Setidaknya ada ada enam komponen kunci terkait kesehatan manusia yakni : 1) Fisik, 2) Intelektual, 3) Spiritual, 4) Emosional, 5) Lingkungan dan 6) Sosial.

1) Kesehatan Fisik
Kesehatan fisik meliputi daya tahan, kekuatan, fleksibilitas, kardiovaskular, kesehatan pencernaan, dan banyak lagi. Semua ini adalah komponen kunci kesehatan dan menjadi bagian dari rutinitas perawatan diri , dan jika berhenti maka manusia akan banyak kehilangan komponen kesehatan yang dimilikinya. Dasar-dasar kesehatan fisik adalah menggerakkan tubuh Anda selama 30 menit sehari, minum air dengan dosis setengah dari berat badan Anda, tidur delapan jam setiap malam, makan makanan yang seimbang.

2) Kesehatan Intelektual
Pikiran manusia dirancang untuk terus belajar, untuk terus berkembang, sehingga pembelajaran diperlukan untuk menjaga kesehatan intelektual dan dilakukan dalam berbagai bentuk, penggunaan buku, podcast, kelas, pelatihan, gabung komunitas, percakapan, dan banyak lagi. Jaga kesehatan intelektual dengan cara membakar pikiran Anda dengan hal-hal positif, kemudian Jadwalkan waktu untuk belajar dan mengembangkan pikiran Anda dengan tepat.

3) Kesehatan rohani/spiritual
Kesehatan spiritual merupakan upaya yang dilakukan untuk menjaga kesehatan fisik secara keseluruhan dengan cara meluangkan waktu setiap hari untuk berhenti sejenak dan menjernihkan pikiran. Beberapa cara paling umum untuk menjernihkan pikiran adalah melalui doa. Kesehatan spiritual juga dapat diperluas dengan cara berbagi pengalaman kepada orang lain agar dapat digunakan kembali.

4) Kesehatan Emosional
Kesehatan emosional sangat penting dan kompleks karena berhubungan dengan kesehatan pikiran, perasaan, dan pola pikir positif saat stres datang. Kesehatan emosional dapat dibina dengan cara merencanakan pekerjaan mingguan, dan membuat daftar pekerjaan harian. Keberadaan daftar ini akan membantu anda tetap dalam keadaan emosional yang positif. Selain itu, latihan fisik, diet yang tepat dan suplemen, serta interaksi sosial semuanya dapat memainkan peran dalam kesehatan emosional. Tips lainnya : jika anda mengalami emosi memuncak maka pelampiasannya melalui menulis sebuha jurnal, atau mengeluarkan pikiran (pengetahuan tacit) menjadi tulisan di atas kertas (pengetahuan eksplisit).

5) Kesehatan Lingkungan
Kesehatan Lingkungan adalah mencakup hal-hal yang mempengaruhi situasi hidup Anda, situasi kerja , keluarga, pasangan dan lingkaran teman. Lingkungan tempat tinggal adalah komponen kunci bagi kesehatan manusia secara hakiki. Jadi jangan tinggal di lingkungan yang kotor dan beracun, karena akan berpengaruh negatif terhadap semua area kesehatan. Jika sudah terlanjur kotor, mulailah dengan pekerjaan yang bisa diubah, sehingga dapat mengubah lingkungan sekitar menjadi bersih dan teratur.

6) Kesehatan Sosial
Kesehatan sosial mencakup semua hubungan dengan keluarga, teman, dan komunitas Anda. Manusia dirancang untuk menjadi makhluk sosial, sehingga setiap individu diupayakan memiliki hubungan yang sehat dengan orang-orang penting dalam hidupnya baik di tempat kerja, keluarga dan tempat ibahdauntuk minggu yang menyenangkan dan ini adalah area yang banyak orang perjuangkan. Untuk menyederhanakan konsep, bahkan orang dewasa pun membutuhkan kencan bermain. Pergi mendaki bersama teman, makan malam bersama keluarga, menonton film. Keluarlah dan bersosialisasilah, apa pun itu bagi Anda. Pastikan itu ada dalam jadwal sehingga itu terjadi.

Secara sosial, mudah untuk merasa bahwa Anda perlu mengatakan ya untuk semua yang datang kepada Anda. Saya menemukan dengan klien saya ini adalah area yang kita butuhkan untuk bekerja pada apa yang kita katakan ya dan tidak. Tidak apa-apa untuk mengatakan tidak pada hal-hal yang mengangkat Anda, yang tidak membantu Anda bergerak ke arah kesehatan dan kebugaran yang Anda coba tuju.

Kesempatan di 10 hari terakhir Ramadhan

Para pembaca yang saya hormati, Alhamdulillah pada hari ini hari Jumat tanggal 27 Ramadhan 1440 Hijriyah Allah Subhanahu Wa Ta’ala masih memberikan kesempatan kepada kita semua untuk menjalani ibadah shaum di bulan yang penuh berkah ini. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjadikan kita semuanya termasuk yang mendapatkan keberkahan serta mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar.

Mari kita gunakan kesempatan beramal pada sisa waktu bulan puasa ini untuk terus melakukan amal kebaikan berdzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, misalnya : membaca Alquran, sholat tarawih, Shalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, bersedekah, menunaikan zakat fitrah dan ibadah lainnya. Selanjutnya bagi yang melakukan perjalanan mudik mari kita doakan agar mereka juga mendapatkan kesehatan dan selamat sampai tujuan. Untuk menjaga lingkungan tetap terjaga, dihimbau untuk mengelola sampah selama perjalanan mudik, misalnya merapikan gelas minum, dan memisahkan sampah plastik, dengan sampah basah sehingga lingkungan yang dilewati pemudik tetap terpelihara dan bebas dari sampah pemudik.

Terkait dengan akan berakhirnya bulan Ramadhan, mari kita simak perkataan Imam Ibnu Rajab rahimahullah agar kita setiap muslim menutup bulan Ramadhan ini dengan kebaikan :

ﻋﺒﺎﺩ ﺍﻟﻠﻪ ﺇﻥ ﺷﻬﺮ ﺭﻣﻀﺎﻥ ﻗﺪ ﻋﺰﻡ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺮﺣﻴﻞ ﻭلم ﻳﺒﻖ ﻣﻨﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻘﻠﻴﻞ، ﻓﻤﻦ ﻣﻨﻜﻢ ﺃﺣﺴﻦ ﻓﻴﻪ ﻓﻌﻠﻴﻪ ﺍﻟﺘﻤﺎﻡ، ﻭﻣﻦ ﻓﺮﻁ ﻓﻴﺨﺘﻤﻪ ﺑﺎﻟﺤﺴﻨﻰ ﻓﺎﻟﻌﻤﻞ ﺑﺎﻟﺨﺘﺎﻡ، ﻓﺎﺳﺘﻤﺘﻌﻮﺍ ﻣﻨﻪ ﺑﻤﺎ ﺑﻘﻲ من ﺍﻟﻠﻴﺎﻟﻲ ﺍﻟﻨﻴﺮﺓ ﻭﺍﻷﻳﺎﻡ

“Wahai para hamba Allah, sesungguhnya bulan Ramadhan jelas akan berlalu. (Sekarang) tidak tersisa kecuali sedikit. Barang siapa di antara kalian telah berbuat baik padanya, hendaklah ia menyempurnakannya. Adapun siapa yang meremehkan, hendaklah ia menutupnya dengan kebaikan. Amalan itu tergantung akhirnya. Karena itu (bersungguh-sungguhlah) dalam memanfaatkan malam-malam yang penuh dengan cahaya dan siang Ramadhan yang masih tersisa.

Selanjutnya Imam Ibnu Rajab rahimahullah menyampaikan kepada kita untuk menyampaikan ucapan perpisahan dengan bulan yang penuh berkah ini, dan segera berharap dipertemukan lagi dengannya.

ﻭﺍﺳﺘﻮﺩﻋﻮﻩ ﻋﻤﻼً ﺻﺎﻟﺤﺎً ﻳﺸﻬﺪ ﻟﻜﻢ ﺑﻪ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻤﻠﻚ ﺍﻟﻌﻼﻡ، ﻭﻭﺩﻋﻮﻩ ﻋﻨﺪ ﻓﺮﺍﻗﻪ ﺑﺄﺯﻛﻰ ﺗﺤﻴﺔ ﻭﺳﻼﻡ

Sampaikanlah ucapan perpisahan dengan amalan shalih, yang akan bersaksi untuk kalian di sisi Dzat Yang Maharaja, Yang Maha Mengetahui. Sampaikanlah ucapan perpisahan ketika berpisah dengan Ramadhan dengan penghormatan dan salam yang paling suci.”

Barakallahu fiikum

📚 Lathaif al-Ma’arif 1/209. Disalin dari laman : https://forumsalafy.net/amalan-itu-tergantung-pada-akhirnya/

Perjalanan menuju 10 hari terakhir bulan Ramadhan

Alhamdulillah adalah ucapan yang paling layak diucapkan tatkala seorang muslim mendapatkan keutamaan bertemu bulan Ramadhan. Bulan yang penuh berkah dan keutamaan. Bulan yang didalamnya terdapat malam yang lebih utama dari 1000 bulan, yakni malam lailatul qadr.

Tentunya amalan yang paling baik dan diterima Allah Subhanahu wa ta’ala adalah amalan yang mengikuti contoh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Mari kita lihat apa yang dilakukan Rasulullah di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Dari Aisyah Radhiyallahu’anha menceritakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sangat bersungguh-sungguh (beribadah) pada sepuluh hari terakhir (bulan ramadhan), melebihi kesungguhan beribadah di selain (malam) tersebut. (Hadits Riwayat Muslim).

Lalu amalan apa saja yang banyak dilakukan Rasulullah di 10 hari terakhir bulan Ramadhan? Beberapa amalan utama yang dicontohkan, antara lain: 

1. Memperpanjang Shalat Malam. Pada 10 malam terakhir, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak tidur, lambung beliau dan para sahabat amat jauh dari tempat tidur. Beliau menghidupkan malam-malam tersebut untuk beribadah, shalat, zikir, dan lain-lain hingga waktu fajar.

2. Memperbanyak Sedekah. Meningkatkan sedekah menjadi salah satu amalan utama di 10 hari terakhir sebagai ungkapan syukur atas nikmat dipertemukan Ramadan, serta sebagai penyempurna ibadah puasa dan ibadah-ibadah individu lainnya.

3. I’tikaf. I’tikaf berarti berdiam di masjid dalam rangka beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Tidaklah seseorang keluar dari masjid, kecuali untuk memenuhi hajatnya sebagai manusia. I’tikaf memiliki kekhususan tempat dan aktivitas yaitu masjid dengan aktivitas ibadah mendekatkan diri kepada Allah dengan berdzikir, berdo’a, membaca Al-Quran, shalat sunnah, bershalawat, bertaubat, beristigfar, dan lainnya. I’tikaf dianjurkan setiap waktu, tetapi lebih ditekankan memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan.

4. Tilawah Al Qur’an. Meningkatkan membaca Al-Qur’an menjadi salah satu ibadah utama di 10 hari terakhir Ramadan. Tidak sedikit umat Islam yang larut dalam tilawah Al-Qur’an sepanjang malam baik di masjid maupun di rumah. Tilawah Al-Qur’an adalah ibadah ringan dan memiliki keutamaan yang besar.

Wallahu ‘alam.

Disadur dari laman https://kemenag.go.id/read/amalan-penting-di-10-hari-terakhir-ramadan-ykok5

Ubi Jalar, bukan sekedar makanan pokok

Ubi jalar adalah sumber makanan umum bagi banyak penduduk asli di Afrika, Amerika Tengah dan Selatan, Karibia dan Hawaii. Ia adalah sumber senyawa alami yang sangat baik, termasuk beta-karoten dan anthocyanin. Konsentrasi tinggi senyawa ini pada tanaman umbi-umbian, dipasangkan dengan warna stabilnya, membuat ubi jalar menjadi alternatif yang sehat untuk pewarna sintetis dalam makanan.

Ubi jalar lebih dari sekadar makanan pokok populer yang disajikan sebagai hidangan pembuka manis, lauk pauk, atau camilan pengisi sendiri. Sayuran akar bertepung ini memiliki banyak manfaat untuk mencapai kesehatan yang optimal.

Dilanjutkan bacanya : https://kanuragan.com/lima-alasan-untuk-makan-lebih-banyak-ubi-jalar/

Memperbanyak Meminta Ampunan Saat Sahur

Para pembaca rahimakumullah (semoga Allah merahmati anda semua). Di bulan puasa ini marilah kita berlomba-lomba berbuat kebaikan diantaranya dengan meminta ampunan kepada Allah menjelang sahur. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

ﻭَﺑِﺎﻟْﺄَﺳْﺤَﺎﺭِ ﻫُﻢْ ﻳَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻭْﻥَ.

“Dan pada waktu sahur kebiasaan mereka meminta ampun kepada Allah.” (QS. Adz-Dzariyat: 18).

Kemudian kita melihat bagaimana akhlak para pendahulu kita dari kalangan orang-orang Shalih (Salafus shalih) yang bersemangat untuk meminta ampunan (beristighfar) di waktu sahur. Sebagaimana diriwayatkan dalam kitab at-Tahajjud karya Ibnu Abid Dunya, no. 296, dituliskan bahwa :

كان ابن عمر يقوم الليل ويكثر من قيامه، فإذا جاء السحر وقف عن القراءة وأخذ في الاستغفار.

“Dahulu kebiasaan Abdullah bin Umar adalah mengerjakan shalat malam dan memperpanjang berdirinya. Lalu, ketika telah tiba waktu sahur, beliau berhenti dari membaca al-Qur’an dan mulai istighfar.”

Barakallahu fiikum (Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan barokah-Nya kepada Anda semua). Aamiin.

Sumber tulisan :

http://telegram.me/ForumSalafy

Tetap Sehat dan Bugar selama Berpuasa. Biidznillah.

Mulai kemarin tanggal 3 April 2022, umat muslim di Indonesia menjalankan puasa atau shaum di bulan suci Ramadhan 1433 H. Sungguh merupakan nikmat yang tidak terkira berjumpa dengan bulan Ramadhan karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan melipatgandakan setiap amalan yang dikerjakan oleh Ummat Islam. Demikian pula dengan dibelunggunya setan-setan jahat selama bulan Ramadhan akan memudahkan Ummat Islam berbuat kebaikan seperti Tadarus membaca Al-Quran dan bersedekah. Barakallahu fiikum.

Saat berpuasa, tubuh terkadang terasa lebih lesu dibanding biasanya. Namun, ini bisa dicegah jika kita memiliki kebiasaan yang baik saat sahur hingga berbuka.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar tubuh tetap segar bugar selama bulan puasa, dikumpulkan dari berbagai sumber:

Saat Sahur

  • Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks saat sahur karena bisa membuat kita kenyang lebih dari 6 jam. Yang dimaksud makanan dengan karbohidrat kompleks adalah nasi merah, ubi, jagung, singkong, roti gandum dan oatmeal.
  • Konsumsi makanan yang mengandung protein seperti daging sapi, ayam, telur, ikan, dll.
  • Buah dan sayuran membantu menjaga stamina Anda selama puasa
  • Sebelum imsak, minum air mineral yang cukup, seperti tiga hingga lima gelas.
  • Hindari minuman berkafein seperti kopi dan teh karena bersifat diuretik yang membuat tubuh jadi lebih sering membuang air kecil.
  • Batasi konsumsi makanan yang terlalu manis dan mengandung banyak gula, karena justru membuat tubuh lemas di siang hari.
  • Biasakan untuk sahur dekat-dekat dengan waktu imsak.

Selama Berpuasa

  • Batasi aktivitas fisik agar tidak mudah lelah.
  • Jika memiliki waktu, sempatkan untuk istirahat atau tidur siang sebentar selama 20 menit.
  • Berolahraga mendekati waktu berbuka.

Saat Berbuka

  • Saat berbuka, konsumsi makanan dan minuman yang manis karena bisa mengembalikan energi.
  • Mengonsumsi hidangan utama secukupnya dan makan secara bertahap  agar perut tidak mudah terasa sesak. Satu jam kemudian, barulah makan besar.
  • Pilih menu makanan yang seimbang untuk berbuka, yakni yang mengandung karbohidrat, protein, sayuran dan buah-buahan pada hidangan Anda.
  • Hindari konsumsi gorengan dan makanan pedas yang berlebihan agar tidak mengganggu pencernaan Anda.
  • Minum lima gelas air sebelum tidur
  • Karena harus bangun pagi untuk sahur, sebaiknya jangan begadang di malam harinya.

Pustaka

Widyaningrum, G. L. 220. Memasuki Bulan Ramadan, Ini Kiat Tetap Sehat dan Bugar Selama Berpuasa. Jumat, 24 April 2020 | 15:36 WIB. https://nationalgeographic.grid.id/read/132121267/memasuki-bulan-ramadan-ini-kiat-tetap-sehat-dan-bugar-selama-berpuasa

Kesehatan Lingkungan – Sub tema : Kesehatan Manusia

Sehat merupakan istilah yang berupaya untuk memberikan penggambaran kondisi kesehatan tubuh manusia secara keseluruhan secara lahir (fisik) maupun batin. Perlu diperhatikan bahwa parameter sehat seringkali dilihat dari penampilan, perbandingan berat badan ideal, atau kemampuan melakukan aktivitas rutin atau olahraga. Padahal ini belum tentu benar, karena terkadang manusia yang sehat secara jasmani namun ternyata sakit secara rohani, seperti : orang gila dan pemabuk. Demikian sebaliknya, jasmaninya terlihat sakit namun pada dasarnya sehat secara rohani, seperti : Nabi Ayyub `alaihissalam yang diberikan ujian sakit selama kurang lebih 18 tahun. Lalu bagaimana definisi kesehatan itu? Kesehatan diartikan sebagai hal-hal yang bisa dirasakan ketika : 1) bangun di pagi hari, 2) ketika tidur, 3) menangani stres, 4) mengatasi waktu sibuk, 5) menangani hubungan dalam hidup.

Setidaknya ada ada enam komponen kunci utama terkait kesehatan manusia yakni : 1) Kesehatan Fisik, 2) Kesehatan Intelektual, 3) Kesehatan Spiritual, 4) Kesehatan Emosional, 5) Kesehatan Lingkungan dan 6) Kesehatan Sosial.

1) Kesehatan Fisik
Kesehatan fisik meliputi daya tahan, kekuatan, fleksibilitas, kardiovaskular, kesehatan pencernaan, dan banyak lagi. Semua ini adalah komponen kunci kesehatan dan menjadi bagian dari rutinitas perawatan diri , dan jika berhenti maka manusia akan banyak kehilangan komponen kesehatan yang dimilikinya. Dasar-dasar kesehatan fisik adalah menggerakkan tubuh Anda selama 30 menit sehari, minum air dengan dosis setengah dari berat badan Anda, tidur delapan jam setiap malam, makan makanan yang seimbang.

2) Kesehatan Intelektual
Pikiran manusia dirancang untuk terus belajar, untuk terus berkembang, sehingga pembelajaran diperlukan untuk menjaga kesehatan intelektual dan dilakukan dalam berbagai bentuk, penggunaan buku, podcast, kelas, pelatihan, gabung komunitas, percakapan, dan banyak lagi. Jaga kesehatan intelektual dengan cara membakar pikiran Anda dengan hal-hal positif, kemudian Jadwalkan waktu untuk belajar dan mengembangkan pikiran Anda dengan tepat.

3) Kesehatan rohani/spiritual
Kesehatan spiritual merupakan upaya yang dilakukan untuk menjaga kesehatan fisik secara keseluruhan dengan cara meluangkan waktu setiap hari untuk berhenti sejenak dan menjernihkan pikiran. Beberapa cara paling umum untuk menjernihkan pikiran adalah melalui doa. Kesehatan spiritual juga dapat diperluas dengan cara berbagi pengalaman kepada orang lain agar dapat digunakan kembali.

4) Kesehatan Emosional
Kesehatan emosional sangat penting dan kompleks karena berhubungan dengan kesehatan pikiran, perasaan, dan pola pikir positif saat stres datang. Kesehatan emosional dapat dibina dengan cara merencanakan pekerjaan mingguan, dan membuat daftar pekerjaan harian. Keberadaan daftar ini akan membantu anda tetap dalam keadaan emosional yang positif. Selain itu, latihan fisik, diet yang tepat dan suplemen, serta interaksi sosial semuanya dapat memainkan peran dalam kesehatan emosional. Tips lainnya : jika anda mengalami emosi memuncak maka pelampiasannya melalui menulis sebuha jurnal, atau mengeluarkan pikiran (pengetahuan tacit) menjadi tulisan di atas kertas (pengetahuan eksplisit).

5) Kesehatan Lingkungan
Kesehatan Lingkungan adalah hal-hal yang mempengaruhi situasi hidup secara pribadi, situasi kerja , kehadiran keluarga, pasangan dan lingkaran teman. Lingkungan tempat tinggal adalah komponen kunci bagi kesehatan manusia secara hakiki. Jadi jangan tinggal di lingkungan yang kotor dan beracun, karena akan berpengaruh negatif terhadap semua area kesehatan. Jika sudah terlanjur kotor, mulailah dengan pekerjaan yang bisa diubah, sehingga dapat mengubah lingkungan sekitar menjadi bersih dan teratur.

6) Kesehatan Sosial
Kesehatan sosial mencakup semua hubungan dengan keluarga, teman, dan komunitas Anda. Manusia dirancang untuk menjadi makhluk sosial, sehingga setiap individu diupayakan memiliki hubungan yang sehat dengan orang-orang penting dalam hidupnya baik di tempat kerja, keluarga, sekolah dan juga tempat ibadah. Dan untuk mewujudkannya diperlukan perencanaan yang tepat agar membantu individu bisa bergerak ke arah tujuan kesehatan dan kebugaran yang dituju.

Wallahu`alam bisshowab

Sumber :

https://www.linkedin.com/pulse/six-components-health-wellness-jennifer-shaw/

Jasa Ekosistem dan Kesehatan Manusia

Ada banyak tantangan dan masalah yang dihadapi manusia dalam rangka mendapatkan dan penyediaan jasa ekosistem berkelanjutan yang jika tidak dijaga pada gilirannya akan mengancam kesehatan manusia secara keseluruhan. Beberapa tantangan dan ancaman yang dihadapi diantaranya : 1) urbanisasi yang cepat; 2) meningkatnya konsentrasi kemiskinan dan polusi di pinggiran kota; 3) perubahan iklim, 5) pola baru penggunaa jasa ekosistem; 6) intensifikasi pertanian dan 7) industri pertambangan ekstraktif.

Pada saat yang sama, jasa ekosistem diakui telah banyak berperan dan beragam , namun sayangnya ternyata kurang dihargai, terutama berkaitan dengan isu kesehatan manusia. Jasa ekosistem yang terkait kesehatan manusia diantaranya : 1) sebagai sumber bahan untuk kesehatan asli dan produk kesehatan lanjutan, 2) penyediaan mata pencaharian dan kesejahteraan, 3) suplementasi nutrisi dan sebagainya.

Risiko degradasi ekosistem dan manfaat jasa ekosistem memang tidak selalu terlihat jelas dan ini hanya dapat dirasakan secara penuh dalam beberapa tahun ke depan. Namun demikian, di banyak bagian dunia yang maju maupun belum berkembang, ditemukan konsekuensi dari proses yang saling terkait ini beserta risiko dan bahaya yang ditimbulkannya terhadap kesehatan manusia dan ekosistem. Dan ini masih banyak yang belum dieksplorasi, sehinga akan menarik penelitian empiris baru yang bisa meneliti hubungan antara jasa ekosistem dan kesehatan lingkungan dalam konteks dunia yang berubah dengan cepat.

Ada berbagai hal penting dalam kehidupan yang bisa dinikmati manusia, mulai dari udara yang kita hirup dan air yang kita konsumsi hingga aktivitas rekreasi luar ruangan yang kita nikmati. Dan semuanya itu bergantung pada keberadaan ekosistem alami yang sehat. Ekosistem alami (misalnya, lahan basah, sungai, muara, dan hutan) sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup semua spesies di Bumi. Keberadaan mereka yang disediakan Allah Subhanahu wata`ala sangatlah penting karena bisa mengatur dan memelihara berbagai proses ekologi serta menyediakan jasa ekosistem yang diperlukan untuk mempertahankan kesehatan manusia.

Jasa ekosistem adalah barang dan jasa yang disediakan secara langsung atau tidak langsung oleh alam. Jasa ini diklasifikasikan sebagai penyediaan, pengaturan, budaya dan pendukung. Pasokan dan variasi jasa ekosistem berbeda pada skala lokal, regional, dan global.

  • Jasa penyediaan adalah produk yang diciptakan oleh ekosistem untuk digunakan manusia seperti makanan, air tawar, serat, dan bahan bakar.
  • Jasa pengatur mengontrol proses ekologi yang terjadi di ekosistem seperti pengaturan iklim, pemurnian air, penyerbukan, pengaturan bahaya alam dan pengolahan limbah.
  • Layanan budaya memberikan peluang non-materi untuk kegiatan spiritual dan inspirasional, pendidikan, dan rekreasi.
  • Jasa pendukung adalah proses yang diperlukan untuk produksi semua jasa ekosistem seperti siklus hara dan pembentukan tanah.

Laporan Penilaian Ekosistem Milenium (2005) mengidentifikasi bahwa : 1) air tawar, 2) makanan, 3) bahan mentah, 4) obat-obatan, 5) siklus nutrisi, 5) pengolahan air limbah, 6) regulasi penyakit menular dan iklim, 7) kegiatan budaya dan rekreasi sebagai layanan ekosistem utama yang terkait dengan kesehatan masyarakat.

Jasa ekosistem rekreasi memiliki dampak langsung pada kesehatan mental dan fisik karena orang menikmati menghabiskan waktu di luar ruangan bersantai atau berpartisipasi dalam kegiatan (misalnya : memancing, berenang, berperahu, dll.) dalam ekosistem yang sehat. Makanan, udara bersih, air tawar, obat-obatan, dan pengaturan penyakit adalah layanan yang dapat meminimalkan ancaman terhadap kesehatan manusia.

Cepatnya biosfer menjadi tidak seimbang akibat perubahan iklim, maka semakin menunjukkan perlunya perlindungan ekosistem alam dan keanekaragaman hayati dalam hubungannya dengan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan. Upaya ini juga bermanfaat untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, kesehatan lingkungan, dan akses terhadap jasa ekosistem.

Aktivitas manusia (misalnya, deforestasi, ekspansi pertanian, pembakaran bahan bakar fosil, dan penyebaran spesies invasif) telah mengganggu stabilitas dalam ekosistem alami, namun secara bersamaan kegiatan ini telah mengekspos manusia dengan berbagai stresor yang mengancam jasa ekosistem dan kesehatan lingkungan. Misalnya, ketersediaan air tawar yang menurun di banyak wilayah di seluruh dunia, akan membahayakan ketersediaan pangan dan ketersediaan air bersih yang diperlukan untuk minum, mandi, dan memasak. Termasuk gangguan penyediaan sistem air tawar yang umum terjadi di daerah pertanian dan perkotaan.

Masyarakat yang pola makannya sebagian besar terdiri dari sumber pangan lokal juga akan mengalami penurunan pasokan pangan akibat penurunan keanekaragaman hayati dan intensifikasi pertanian. Dan lebih jauh lagi, kerusakan ekosistem alami akibat perubahan habitat, perpindahan patogen dari satu lokasi ke lokasi lain, penurunan keanekaragaman hayati atau perubahan genetik yang disebabkan oleh manusia akan berkontribusi pada peningkatan risiko paparan vektor dan wabah penyakit parasit pada manusia.

Ketika sumber daya alam dieksploitasi secara berlebihan, terdegradasi, atau punah, maka tentunya nilai dan permintaan akan jasa ekosistem sehat akan meningkat. Tentunya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kebutuhan penyediaan lingkungan yang berkelanjutan, dan kesehatan masyarakat merupakan tantangan yang perlu dihadapi.

Dengan demikian diakui ada kebutuhan mendesak untuk bisa mengevaluasi indikator biogeokimia dan sosio-ekonomi terkait kesehatan lingkungan. Hal ini dilakukan agar upaya melestarikan ekosistem alami bisa dilakukan dengan cara lebih baik dan dalam upaya melindungi jasa ekosistem yang dibutuhkan untuk menopang kesehatan masyarakat. Menghubungkan kesehatan manusia dengan jasa ekosistem adalah upaya kompleks karena melibatkan beberapa aspek sosial-ekonomi, faktor biologis dan lingkungan. Wallahu`alam bis showab

Breaking News! Universitas Lambung Mangkurat telah memberlakukan kebijakan Zero Waste dan Zero Tolerance. Semoga ini bisa terus dilanjutkan untuk mencapai tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), termasuk mencapai tujuan Health Promoting University. Aamiin

Pustaka

Spence, Porchè L., Minnjuan Flournoy Floyd, Joniqua Howard, and Candice Simmons. 2015. “Ecosystem Services and Environmental Health.” Environmental Health Insights 9: 35–38. https://doi.org/10.4137/EHI.S38845.