Kajian Biologi di RTH Pekarangan

Beberapa waktu yang lalu bahkan sudah lama mahasiswa Biologi banyak yang menghubungi saya entah sebagai penguji atau pembimbing skripsi. Mereka mengajukan topik yang terkait dengan RTH atau Ruang Terbuka Hijau. Setelah saya telusuri ternyata Ruang Terbuka Hijau (RTH), adalah area memanjang/jalur dan atau mengelompok, yang penggunaannya lebih bersifat terbuka, tempat tumbuh tanaman, baik yang tumbuh tanaman secara alamiah maupun yang sengaja ditanam. Ada juga yang dinamakan Ruang terbuka non hijau, yakni ruang terbuka di wilayah perkotaan yang tidak termasuk dalam kategori RTH, berupa lahan yang diperkeras maupun yang berupa badan air (https://dpu.kulonprogokab.go.id/detil/105/ruang-terbuka-hijau).

Ruang terbuka hijau (RTH) sendiri ternyata memiliki dua jenis yakni RTH privat dan RTH publik. Ruang terbuka hijau privat, adalah RTH milik institusi tertentu atau orang perseorangan yang pemanfaatannya untuk kalangan terbatas antara lain berupa kebun atau halaman rumah/gedung milik masyarakat/swasta yang ditanami tumbuhan. Ruang terbuka hijau publik, adalah RTH yang dimiliki dan dikelola oleh pemerintah daerah kota/kabupaten yang digunakan untuk kepentingan masyarakat secara umum (https://dpu.kulonprogokab.go.id/detil/105/ruang-terbuka-hijau).

Kita kembali lagi kepada mahasiwa, akhirnya ada seorang mahasiswa Biologi yang mengajukan rencana judul penelitian : PENGARUH KEBERADAAN RTH PEKARANGAN TERHAP IKLIM MIKRO (harusnya TERHADAP ya?). Saya balik tanya kepada mahasiwa tersebut : Apakah RTH Pekarangan itu makhluk hidup? Apa benar RTH PEKARANGAN berpengaruh TERHADAP IKLIM? Kenapa mahasiwa Biologi yang kuliah di BIologi membuat judul penelitian yang tidak kelihatan Biologinya?

Ini memang jadi pertanyaan besar, kenapa mahasiswa Biologi yang sehari-hari menelan Biologi, tetapi saat membuat rencana judul penelitian malah jauh dari Biologi atau tidak menyebutkan Biologi? Jawabannya apa? Kembali kepada masing-masing, jika anda yang membaca tulisan ini adalah mahasiswa Biologi, tentu akan ditanyakan seberapa banyak anda memahami biologi? Sejauh mana konsep biologi yang anda pelajari dan kuasai untuk diwujudkan menjadi sebuah laporan akhir skripsi? Lain halnya jika yang membaca tulisan ini bukan mahasiswa Biologi, misalnya mahasiswa Kimia/Fisika/ matematika/Farmasi/ Statistika/Teknik LIngkungan/Pertanian/Kedokteran/Kehutanan/Keguruan/Ekonomi dll tentunya pertanyaan yang diajukan antara lain : 1) Seberapa banyak anda memahami ……………..? 2) Sejauh mana konsep ……………….. yang anda pelajari dan kuasai untuk diwujudkan menjadi sebuah laporan akhir skripsi?

Pemahaman mengenai prinsip dan konsep suatu bidang ilmu itu penting bagi yang mempelajarinya, karena penguasaan hal tersebut akan menjadi landasan kuat dan kesuksesan untuk bergerak selanjutnya. Kemudian jika kita akan menulis laporan akhir lihatlah dimana kita berada sekarang. Jika anda berada di Biologi maka berangkatlah anda dari konsep Biologi. Mulailah penulisan tugas akhir anda dari pembahasan yang ada di Biologi, yakni kajian tumbuhan, hewan, dan mikroba yang semuanya itu merupakan kajian Biologi.

Kesimpulan

Jika anda (mahasiswa biologi) tertarik mempelajari hal-hal lain yang terkait dengan tempat seperti RTH pekarangan maka sebagai biologiwan anda perlu memandang semua itu (RTH) sebagai wadah atau tempat yang mewadahi semua makhluk hidup yang ada di sana. Dan tugas anda sebagai biologi adalah mempelajari makhluk hidup yang ada serta interaksi yang terjadi di dalamnya. Adapun nantinya jika anda mau membahas pengaruh RTH terhadap iklim mikro maka itu dipelajari sebagai pengembangan kajian biologi tetapi bukan bidang kajian utama biologi.

Lalu bagaimana biar kajian biologi masuk ke dalam RTH? Caranya, ya masukkan komponen biologi yang ada di RTH pekarangan itu sebagai kajian. Sebagaimana diketahui bahwa tingkat kajian Biologi terdiri dari : individu, popluasi , komunitas dan ekosistem, maka anda bisa terapkan prinsip dan konsep individu, popluasi , komunitas dan ekosistem ke dalam ruang lingkup RTH.

Sebagai contoh : 1) Pelajari makhluk hidup di RTH pekarangan itu apa saja (ini masuk kajian biodiversitas). 2) Pelajari bagaimana adaptasi tumbuhan, hewan, mikroba di RTH pekarangan (ini masuk kajian adaptasi individu). 3) Pelajari bagaimana populasi tumbuhan, hewan, mikroba tumbuh dan berkembang di RTH pekarangan (ini masuk kajian ekologi populasi). 4) Pelajari bagaimana komunitas tumbuhan, hewan, mikroba berinteraksi di RTH pekarangan (ini masuk kajian ekologi komunitas). dan 5) Pelajari bagaimana aliran materi dan energi yang melibatkan tumbuhan, hewan, mikroba terjadi di RTH pekarangan (ini masuk kajian ekologi ekosistem).

Pustaka : sharing info dan pengalaman mengajar di Prodi Biologi FMIPA ULM

Semoga bermanfaat. Baarakallahufiikum.

Catatan Biologi – Gratis

Biology is a theoretical subject but requires a fine level of understanding of the concepts as a single doubt can create a lot of repercussions in the entire learning. Biology is the study of living organisms be it animals, flowers or humans. Class 11 biology basically lays the foundation of your medical exams and is indeed the first step towards your dream job.

All the chapters are interrelated with class 12. So, to secure good marks in your board exams, consider class 11 as the base. For your convenience, ncertbooks.guru has handcrafted class 11 Biology Notes especially for our users.

The notes have been perfectly tailored by our core expert team who has prepared these notes by studying rigorously the previous year question papers, NCERT books and the pattern followed by CBSE. The notes aren’t only helpful to students but are equally friendly for the parents who want to assist their children in their studies.

The teachers can also download the Notes can use them as the teaching aid. The language used in these notes is very easy to understand. All the explanations are accompanied by suitable diagrams and illustrations which will make the retention process much more easier.

Biology Notes for Class 11 – Free PDF Download Chapter wise

Unit 1 – Diversity of Living Organism

1. The Living World Class 11 Notes
2. Biological Classification Class 11 Notes
3. Plant Kingdom Class 11 Notes
4. Animal Kingdom Class 11 Notes

Unit 2 – Structural Organisation ion Plants and Animals

5. Morphology of Flowering Plants Class 11 Notes
6. Anatomy of Flowering Plants Class 11 Notes
7. Structural Organisation in Animals Class 11 Notes

Unit 3 – Cell Structure and Function

8. Cell The Unit of Life Class 11 Notes
9. Biomolecules Class 11 Notes
10. Cell Cycle and Cell Division Class 11 Notes

Unit 4 – Plant Physiology

11. Transport in Plants Class 11 Notes
12. Mineral Nutrition Class 11 Notes
13. Photosynthesis in Higher Plants Class 11 Notes
14. Respiration in Plants Class 11 Notes
15. Plant Growth and Development Class 11 Notes

Unit 5 – Human Physiology (A)

16. Digestion and Absorption Class 11 Notes
17. Breathing and Exchange of Gases Class 11 Notes
18. Body Fluids and Circulation Class 11 Notes

Human Physiology (B)

19. Excretory Products and their Elimination Class 11 Notes
20. Locomotion and Movement Class 11 Notes
21. Neural Control and Coordination Class 11 Notes
22. Chemical Coordination and Integration Class 11 Notes

There are in all notes for 22 chapters which are prepared separately. This will further make the process easy as you can quickly refer to that chapter in which you are facing difficulty. Below are 22 separate links for 22 chapters such as The living World, biological classification, plant and animal kingdom, Flowering plants, cell, biomolecules, nutrition, digestion, respiratory system, excretory system etc.

All the chapters have been provided in chronological order. You can focus on whatever chapter you want. Just click them to save into the computer or you can also take print out if you don’t like to study from the computers.

All the notes have been are latest and strictly as per the syllabus of NCERT. The notes are prepared in such a manner that there is a high probability of questions coming from them in your examination. We have covered each and every single detail which is important to you in the most concise way.

It may happen that every time you may not have your textbook to study or opening that heavy textbook every time for revision, is a tiring thing. Now no more worries as class 11 Biology Notes will help you out of any problem.  It may happen that you may have not understood anything in class.

As there are around 30-40 students in the class, it becomes very difficult for a teacher to solve the doubt of every student. So, don’t be shy and freely refer to the notes. Just revise them everyday and within no time you will become master of biology. In fact tell about your notes to your friends.

You will become hero of your class. Apart of Biology, ncertbooks.guru offer awesome study material for all classes 1 to 12. Stay connected with us for latest updates and top-notch study material available for free.

Pustaka lengkap diambil dari sini

Wawasan Biologi Lingkungan

Konsep Biologi Lingkungan
Berbicara tentang biologi lingkungan maka kita akan dihadapkan kepada pemahaman tentang bagaimana lingkungan kita bekerja dan bereaksi. Pengetahuan seperti ini tentunya membutuhkan pengetahuan yang mendalam tentang organisme apa saja yang hidup di dalamnya, bagaimana organisme berinteraksi dan sistem seperti apa yang digunakan untuk menunjang kehidupan di mana mereka berpartisipasi. Kita perlu menyadari bahwa bumi yang kita tinggali ini memiliki kapasitas, waktu, dan ruang yang terbatas. Pemahaman mengenai arti penting biologi lingkungan sangat berguna untuk pengembangan pengetahuan lain seperti : sejarah lingkungan, geografi, penggunaan dan pengembangan lahan, penilaian dampak lingkungan, pertanian dan kehutanan, perubahan iklim, pencemaran dan juga konservasi sumber daya.
Konsep Wawasan Lingkungan

Secara umum wawasan lingkungan yang digunakan manusia berabad lalu sampai sekarang cenderung menggunakan pendekatan antroposentrisme. Antroposentrisme memandang bahwa segala sesuatu di muka bumi meliputi segala sumber daya alam yang terbentang luas di segala sudut digunakan sepenuhnya untuk kepentingan manusia dan kebutuhan di dunia semata. Sehingga organisme lain yang berada di sekitarnya kurang diperhitungkan manusia untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada di muka bumi. Organisme lain tersebut termasuk di dalamnya tumbuhan, hewan, berbagai protista, jamur, eubakteri dan arkeabakteri seolah tidak punya hak yang sama dengan manusia. Padahal organisme lain ini berhak hidup dan melangsungkan kehidupannya. Memang organisme lain ada yang sangat mengganggu dan menyebabkan penyakit pada manusia. Manusia berupaya terus membasmi berbagai organisme pengganggu ini. Sementara terdapat berbagai makroorganisme yang terpaksa mengalah dan terdesak oleh berbagai kepentingan manusia akhirnya mati danmusnah. Makroorganisme ini sekarang ini hanya tersisa beberapa spesies dan bahkan populasinya hanya dalam jumlah sedikit dan dalam kondisi terancam. Akibat manusia menjadi terlalu dominan di alam bumi ini (Sueb, 2014).

Konsep Islam dalam memandang lingkungan memang jauh berbeda dibandingkan dengan konsep di atas (pendekatan antroposentrisme). Islam memandang bahwa pengelolaan lingkungan dan sumber daya harus dilandasi oleh keyakinan bahwa dia adalah seorang hamba yang diberi tugas sebagai khilafah (pelaksana) di muka bumi ini dalam rangkaian beribadah kepada Allah Subhanahuwata’ala semata dan tidak menyekutukannya dengan sesuatu apapun, juga mengikuti tuntunan dari utusan-Nya yakni Muhammad Shallallahu alaihi wasallam. Pengetahuan terhadap hal tersebut akan menuntun manusia untuk bijaksana dan arif memanfaatkan keterbatasan bumi ini dan beramal dengan sebaik-baiknya, kemudian memperoleh balasan atas perbuatan baik tersebut di akhirat nanti. Islam adalah agama yang sempurna mengatur sendi-sendi kehidupan bukan hanya kehidupan manusia tapi semua makhluk (nyata maupun ghaib). Konsep Islam yang diadopsi di negara kita terdapat pada Undang-Undang Lingkungan No. 4 Tahun 1982 yang menyatakan bahwa lingkungan hidup, yaitu sistem yang merupakan kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup termasuk manusia dan perilakunya yang menentukan perikehidupan serta kesejahteraan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Meskipun demikian, manusia adalah makhluk yang memiliki beban paling berat, karena manusia sudah menyanggupi dirinya menjadi pengelola (khalifah) di muka bumi ini dan tentunya yang paling bertanggung jawab atas keberlangsungan hidup bumi ini. Kita mengenal bahwa lingkungan diketahui terdiri atas unsur biotik seperti : manusia, hewan, dan tumbuhan dan juga unsur abiotik seperti : udara, air, tanah, iklim dan lainnya. Allah Subhanahu wata’ala berfirman : “Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran. Dan Kami telah menjadikan untukmu di bumi keperluan-keperluan hidup, dan (Kami menciptakannya pula) makhluk-makhluk yang kamu sekali-kali bukan pemberi rezeki kepadanya.” (Al Qur’an Surat Al Hijr : 19 – 20).

Lingkungan hidup sebagai sumber daya yang disediakan oleh Allah Subhanahu wata’ala adalah media utama kehidupan yang dapat dimanfaatkan manusia guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Allah Allah Subhanahu wata’ala berfirman :“Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya, dan makanlah sebagian dari rizki-Nya. Dan hanya kepada-Nya lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.” (Al Qur’an Surat Al Mulk : 15). Akan tetapi, lingkungan hidup sebagai sumber daya mempunyai regenerasi dan asimilasi yang terbatas. Selama eksploitasi atau penggunaannya di bawah batas daya regenerasi atau asimilasi, maka sumber daya terbaharui dapat digunakan secara lestari. Akan tetapi apabila batas itu dilampaui, sumber daya akan mengalami kerusakan dan fungsinya sebagai faktor produksi dan konsumsi atau sarana pelayanan akan mengalami gangguan.

Konsep Penguasaan Biologi Lingkungan

Untuk tujuan penguasaan pengetahuan Biologi, menurut KOBI (2015) diperlukan setidaknya tiga aspek penguasaan penting yang masing-masing mengandung pemahaman tersendiri yakni : (1) Penguasaan pengetahuan tentang prinsip- prinsip biologi (misal: konsep spesies, populasi, gen) ; (2) Penguasaan pengetahuan tentang konsep aplikasi bidang biologi (misal: konsep mengaplikasikan metode analisis vegetasi untuk konservasi sumber daya hayati), dan (3) Penguasaan pengetahuan tentang prinsip dasar aplikasi perangkat untuk keperluan analisis dan sintesis di bidang Biologi (misal: prinsip dasar aplikasi mikroskop ). Dalam hal ini, lulusan biologi dituntut memiliki aspek lain yakni Kemampuan Kerja (Khusus) yang dijabarkan menjadi tiga kemampuan, yaitu : (1) kemampuan lulusan dalam memecahkan masalah sederhana di bidang Biologi berkaitan dengan kontribusinya dalam suatu tim/organisasi untuk pengambilan keputusan yang tepat, (2) kemampuan memanfaatkan keilmuan Biologi dalam kehidupan sehari-hari baik bagi dirinya sendiri maupun masyarakatnya, dan (3) kemampuan untuk melaksanakan ide kreatif dalam mengelola sumber daya hayati di lingkungan tertentu (lingkup spesifik).
Kajian Biologi
Dalam bidang kajian biologi, cabang ilmu pengetahuan alam ini mempelajari tentang sistem organisasi makhluk hidup yang mencakup kajian struktur, proses, keanekaragaman dan kelangsungan sistem tersebut. Karena itu kajian biologi selanjutnya didalami pada :
(1) Biologi Sel dan Molekuler yang mempelajari organisasi benda hidup tingkat sel dan sub-seluler,
(2) Fisiologi mempelajari proses-proses yang terjadi dalam sistem benda hidup,
(3) Genetika yang mempelajari substansi gen dan proses-proses pewarisannya untuk menjamin kelangsungan sistem benda hidup,
(4) Struktur dan Perkembangan yang mempelajari organisasi tingkat individu dan perubahan ontogenik organisasi tersebut,
(5) Biosistematika dan Evolusi yang mempelajari keanekaragaman mahluk hidup dan sejarah filogeninya, serta
(6) Ekologi yang mempelajari organisasi interaksi individu dari tingkat populasi, komunitas, ekosistem sampai dengan biosfer.
Enam bidang kajian tersebut kemudian disebut sebagai Bonggol Ilmu Biologi.
Ekologi sebagai Dasar Ilmu Lingkungan
Dalam kajian biologi lingkungan, ekologi menjadi dasar pengembangan keilmuan dan pemanfaatan konsep serta aplikasinya. Dengan demikian, bahan kajian minimum
yang harus dikuasi mahasiswa peminat biologi lingkungan adalah meliputi hal-hal berikut ini :
1. Ekologi: konsep populasi dan komunitas, habitat dan relung ekologis, Interaksi organisme dengan lingkungannya, food web dan food chain, ekosistem.
2. Ekologi Populasi: Dinamika populasi dan faktor pembatas.
3. Ekologi Komunitas: suksesi dan dinamika komunitas.
4. Biodiversitas: Ruang lingkup, Biodiversity value,dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
5. Biokonservasi: prinsip dasar, ecosystem services, rancangan dan manajemen konservasi.
6. Ilmu Lingkungan: Ruang lingkup dan elemen-elemen lingkungan, kualitas lingkungan hidup, masalah lingkungan,sumber daya air, tanah dan batuan.
Pustaka

Mitchell, B., dkk. (2000). Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press : Yogyakarta.

Sueb. (2014). Mengembangkan Wawasan Lingkungan dengan Menggunakan Paradigma Ekologis Baru Sebagai Upaya Mengurangi Pencemaran Lingkungan. Available from: https://www.researchgate.net/publication/282660967_Mengembangkan_Wawasan_Lingkungan_dengan_Menggunakan_Paradigma_Ekologis_Baru_Sebagai_Upaya_Mengurangi_Pencemaran_Lingkungan [accessed Sep 06 2018].

Note :

Untuk peserta matrikulasi Biologi FMIPA ULM Semester ganjil 2018/2019 mengenai Wawasan Biologi Lingkungan silakan klik tautan berikut ini untuk mengisi biodata dan diskusi mengenai materi Wawasan Biologi Lingkungan