Arsip Tag: hayati

PRAKTIKUM 2 PERSIAPAN SAMPLING, IDENTIFIKASI DAN KOLEKSI BIOTA MANGROVE

Nama Praktikum : KONSERVASI PENGELOLAAN SUMBER DAYA HAYATI (JCPB 372)

Waktu                                    :          

Selasa, 22 Oktober 2019

Tempat                       :          

Lab Biologi Umum – FMIPA ULM

Capaian Pembelajaran         :          

  1. Peserta praktikum mampu mengidentifikasikan alat-alat dan bahan yang diperlukan untuk praktikum KPSDH pada ekosistem mangrove di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut
  2. Peserta praktikum mampu mendeskripsikan langkah kerja pengambilan sampel praktikum KPSDH pada ekosistem mangrove di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut
  3. Peserta praktikum mampu menentukan titik-titik pengambilan sampel pada ekosistem mangrove Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut menggunakan peta digital (google maps)
  4. Peserta praktikum memahami cara identifikasi sampel yang akan diambil dari ekosistem mangrove di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut
  5. Peserta praktikum memahami cara koleksi dan pengawetan sampel yang diambil dari ada ekosistem mangrove di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut

Integrasi penelitian   :

Penelitian PDUPT berjudul : Aplikasi konservasi timpakul dan moluska pada ekosistem mangrove terhadap pencemaran logam berat

Tujuan Praktikum

  1. Mengidentifikasikan alat-alat dan bahan yang diperlukan untuk praktikum KPSDH pada ekosistem mangrove di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut
  2. Mendeskripsikan langkah kerja pengambilan sampel praktikum KPSDH pada ekosistem mangrove di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut
  3. Menentukan titik-titik pengambilan sampel pada ekosistem mangrove Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut menggunakan peta digital (google maps)
  4. Memahami cara identifikasi sampel yang akan diambil dari ekosistem mangrove di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut
  5. Memahami cara koleksi dan pengawetan sampel yang diambil dari ada ekosistem mangrove di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut

Metode Praktikum :

  1. Mahasiswa menuliskan alat-alat dan bahan yang diperlukan untuk praktikum KPSDH pada ekosistem mangrove di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut. Sesuaikan dengan tugas kelompok masing-masing!
  2. Mahasiswa mendeskripsikan langkah kerja pengambilan sampel praktikum KPSDH pada ekosistem mangrove di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut.
    • Tuliskan langkah kerja yang akan dilakukan untuk mengambil sampel dalam praktikum KPSDH pada ekosistem mangrove di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut.
    • Perhatikan : sesuaikan langkah kerjanya dengan tugas kelompok masing-masing!
  3. Menentukan titik-titik pengambilan sampel pada ekosistem mangrove Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut menggunakan peta digital (google maps) yakni Ekowisata mangrove Pagatan Besar dan Hutan muara Pagatan Besar, masing-masing sejumlah tiga titik sampling.
  4. Memahami cara identifikasi sampel yang akan diambil dari ekosistem mangrove di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut. Mencari dan menyediakan buku identifikasi sampel sesuai dengan tugas kelompok masing-masing!
  5. Memahami cara koleksi dan pengawetan sampel yang diambil dari ada ekosistem mangrove di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut.
    • Cara membuat herbarium
    • Cara membuat awetan sampel basah
    • Cara membuat awetan kering basah
Kelompok Identifikasi Sampel
Kelompok 1 Jenis-jenis vegetasi pada ekosistem mangrove
Kelompok 2 Jenis-jenis native species pada ekosistem mangrove
Kelompok 3 Jenis-jenis keystone species pada ekosistem mangrove
Kelompok 4 Tumbuhan mayor dan minor pada ekosistem mangrove
Kelompok 5 Tumbuhan mayor dan minor pada ekosistem mangrove
Kelompok 6 Jenis-jenis serangga dan kepiting pada ekosistem mangrove
Kelompok 7 Jenis-jenis koneksi, edge, dan patch pada ekosistem mangrove
Kelompok 8 Konservasi insitu dan eksitu pada ekosistem mangrove
Kelompok 9 Resiko pencemaran dan gangguan pada ekosistem mangrove

Hasil Praktikum :

  1. Data mengenai alat-alat dan bahan yang diperlukan untuk praktikum KPSDH pada ekosistem mangrove di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut
  2. Data mengenai deskripsi langkah kerja pengambilan sampel praktikum KPSDH pada ekosistem mangrove di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut
  3. Data mengenai titik-titik pengambilan sampel pada ekosistem mangrove Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut menggunakan peta digital (google maps)
  4. Data mengenai cara identifikasi sampel yang akan diambil dari ekosistem mangrove di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut
  5. Data mengenai cara koleksi dan pengawetan sampel yang diambil dari ada ekosistem mangrove di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut

HAK CIPTA ADA PADA PENULIS :

DILARANG MENGCOPY PASTE TANPA MENCANTUMKAN TAUTAN PENULIS!

KPSDH – Pertemuan 1. RPKPS

Deskripsi singkat :

Didalam mata kuliah Konservasi dan PSDH (Pengelolaan Sumber Daya Hayati) ini mahasiswa diberikan pengertian-pengertian tentang : penciptaan alam semesta serta penyediaan sumber daya bagi manusia, kewajiban bersyukur atas karunia sumber daya alam hayati dan bersabar atas keterbatasan, pembagian sumberdaya alam hayati dan non hayati, mekanisme hilangnya / pemiskinan sumberdaya alam hayati, prinsip-prinsip dan strategi konservasi dan pengelolaan sumber daya hayati, upaya konservasi dan PSDH (Pengelolaan Sumber Daya Hayati) di kawasan lindung, dan meningkatkan kapasitas manusia guna melestarikan sumberdaya alam hayati.

Standar Kompetensi :

Menanamkan pengertian kepada mahasiswa akan pentingnya : bersyukur kepada Rabb yang menyediakan sumber daya untuk manusia, konservasi dan PSDH (Pengelolaan Sumber Daya Hayati) sehingga sumberdaya alam hayati dapat tetap lestari bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

Dasar Kompetensi :

Setelah selesai mengikuti mata kuliah Konservasi dan PSDH (Pengelolaan Sumber Daya Hayati)ini diharapkan mahasiswa mampu menjelaskan tentang :

  1. Kewajiban mengenal Pencipta Alam Semesta, bersyukur atas pemberiannya, dan bersabar atas keterbatasan yang ada.
  2. Pengertian sumberdaya alam hayati dan non hayati dan mekanisme hilangnya keanekaragaman hayati.
  3. Prinsip-prinsip konservasi dan pengelolaan sumber daya hayati
  4. Strategi konservasi dan pengelolaan sumber daya hayati
  5. Kawasan Lindung di setiap ekosistemdan upaya konservasi dan PSDH (Pengelolaan Sumber Daya Hayati) di kawasan lindung,
  6. Pengenalan penduduk setempat dan hubungannya dengan kawasan lindung.
  7. Meningkatkan kapasitas manusia guna melestarikan sumberdaya alam hayati.

PEMBAGIAN KELOMPOK DISKUSI MK Konservasi dan PSDH

Kelompok 1 : Pengertian sumberdaya alam hayati dan non hayati dan mekanisme hilangnya keanekaragaman hayati.

Kelompok 2 : Prinsip-prinsip konservasi dan pengelolaan sumber daya hayati

Kelompok 3 : Strategi konservasi dan pengelolaan sumber daya hayati

Kelompok 4 :Kawasan Lindung di setiap ekosistemdan upaya konservasi dan PSDH (Pengelolaan Sumber Daya Hayati) di kawasan lindung,

Kelompok 5 : Pengenalan penduduk setempat dan hubungannya dengan kawasan lindung.

Kelompok 6 : Meningkatkan kapasitas manusia guna melestarikan sumberdaya alam hayati.

Rencana Kegiatan :

Minggu 1 : Pendahuluan, Silabus, Kontrak Kerja, dan Perencanaan Praktikum

Minggu 2 : Presentasi mengenai : Penciptaan Alam Semesta, bersyukur atas pemberiannya, dan bersabar atas keterbatasan yang ada

Minggu 3 : Diskusi kelompok 1 sd kelompok 6 : Presentasi

Minggu 4 : Identifikasi konservasi dan pengelolaan sumber daya hayati (Studi Kasus di Kabupaten Tanah Laut)

Minggu 5. Analisis deskriptif dan SWOT konservasi dan pengelolaan sumber daya hayati (Studi Kasus di Kabupaten Tanah Laut)

Minggu 6. Perencanaan konservasi dan pengelolaan sumber daya hayati (Studi Kasus di Kabupaten Tanah Laut)

Minggu 7 : Praktik konservasi dan pengelolaan sumber daya hayati (Studi Kasus di Kabupaten Tanah Laut)

Referensi :

  1. Al-Quran dan Terjemahan. Departemen Agama, Republik Indonesia.
  2. Abdurrahim. U.A.A. 2015. Ilmu Pengetahuan Alam Dalam Al Qur’an dan Hadits. ISBN. 978-979-153070-7-0. Cetakan Pertama. Penerbit Hikmah Anak Sholih, Yogyakarta.
  3. Anonim. 1995. Strategi Keanekaragaman Hayati Global. Gramedia . Jakarta;
  4. Hardjo Soemantri. 1991. Konservasi SDAH dan Ekosistemnya. UGM. Yogyakarta;
  5. John and Kathy Mac Kinnon. 1993. Pengelolaan Kawasan Yang dilindungi Di
    Daerah Tropis. Gajah Mada Press. Yogyakarta;
  6. Soerianegara I. 1998. Pengelolaan Sumberdaya Alam. Dan Lingkungan . IPB.
    Bogor;
  7. Mangunjaya, F.M. 2006. Hidup Harmonis dengan Alam. Esai esai Pembangunan
    Lingkungan, Konservasi dan Keanekaragaman Hayati. Yayasan Obor Indonesia.
  8. Mochamad Indrawan, Richard B. Primack dan Jatna Supriatna. 2007. Biologi
    Yayasan Obor Indonesia.
  9. Kadarsah, A. 2015. Waterbirds Biodiversity And Attendance In Rhizophora Sp. Mangrove Stands Of Varying Planting Ages. TWJ VOLUME 1 No.1 NOVEMBER 2015 ISSN : 2338-7653. http://twj.unlam.ac.id/index.php/twj/article/download/7/6.

  10. Kadarsah, A., dan Krisdianto. (2016). Identification And Characterization Of Anthropogenic Activities And Its Effect On Wetlands Ecological Functions : Simulation Case Of Riam Kanan River In Banjar District. Presented at International Conference of the Society for Indonesian Biodiversity (ICB). May 29, 2016. Padjadjaran University, Bandung. Alamat : http://biodiversitas.mipa.uns.ac.id/S/gen/pdf/A0304aaALL.pdf.

  11. Kadarsah, A. & Susilawati, I. O. (2018). Kajian Perbandingan Luas Pekarangan dan Kearifan Lokal Jenis Tanaman Obat di Pesisir pantai Kabupaten Tanah Laut. Jurnal Biodjati, 3 (1), 36-46.

Tugas tambahan :

  1. Silakan klik tautan berikut ini untuk mengisi biodata terkait materi kuliah Konservasi dan Pengelolaan Sumber Daya Hayati!
  2. Jangan lupa berikan komentar terkait tulisan pada website ini!

Penilaian :

NO KOMPONEN PERSENTASE PENGAJAR
1 TUGAS 1 10 ANANG KADARSAH,S.Si.,M.Si.
2 UTS 1 20 ANANG KADARSAH,S.Si.,M.Si.
3 PRAKTIKUM 1 20 ANANG KADARSAH,S.Si.,M.Si.
4 TUGAS 2 10 DR. DRS. KRISDIANTO, M.Sc.
5 PRAKTIKUM 2 20 DR. DRS. KRISDIANTO, M.Sc.
6 UAS 20 DR. DRS. KRISDIANTO, M.Sc.
TOTAL 100