Arsip Tag: kuantitatif

Cara Jitu Menganalisis Data

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadikan semua informasi mudah diperoleh dan lebih dinamis perkembangannya. Pengumpulan atau penambangan data yang begitu banyak tentu menyulitkan kita menganalisis karena banyaknya metode analisis, teknik hingga alat yang digunakan untuk mendapatkan data. Metode analisis data memang beragam namun penggunaannya tidak bisa sembarangan karena analisis data harus sesuai dengan tipe data yang dikumpulkan.  Kita dapat menyederhanakan tipe data menjadi dua jenis yaitu : 1) data kuantitatif dan 2) data kualitatif. Data kuantitatif biasanya berhubungan dengan angka atau atau jumlah atau kuantitas, sedangkan Data Kualitatif bersifat lebih subyektif (berupa nilai bukan angka) karena sumerbnya dari informasi survei atau wawancara (Purbowati, 2020). Berikut ini adalah jenis data dan teknik analisis yang dapat digunakan mengolah data yang dikumpulkan Purbowati (2020) dan Annisa (2021) yakni :

I. Data kuantitatif

Metode analisis data kuantitatif akan bergantung pada kemampuan peneliti agar dapat menghitung secara akurat. Tidak hanya itu, metode ini juga memerlukan kemampuan peneliti untuk bisa menginterpretasikan data yang sulit.  Ada beberapa metode analisis yang dapat digunakan untuk mengolah jenis data kuantitatif ini :

1. Analisis deskriptif

Analisis deskriptif dilakukan untuk melihat penampilan data masa lalu sehingga dapat mengambil kesimpulan dari hal tersebut. Metode ini mengedepankan penjelasan secara rinci sehingga memungkinkan pembaca belajar dari hal yang telah berlalu. Biasanya, metode analisis jenis ini diaplikasikan pada data dengan volume yang sangat besar seperti data sensus.  Analisis deskriptif memiliki dua proses yang berbeda yakni : 1) berupa deskripsi dan 2) interpretasi (penafsiran data) berdasarkan data statistik.

2. Analisis regresi

Metode regresi adalah cara yang tepat untuk digunakan dalam membuat data prediksi (perkiraan) kemungkinan tren yang akan terjadi di masa depan. Metode ini dapat mengukur hubungan antara variabel dependen yang ingin diukur dengan variabel independen (tidak bergantung).  Meskipun cara ini membatasi hanya satu variabel dependen yang dianalisis, tetapi dapat dikaitkan dengan variabel independen yang tidak terbatas. Metode ini baik dalam membantu peneliti untuk melihat hal-hal penting agar dapat dioptimasi berdasarkan tren dan hubungan antar data faktor yang saling berhubungan.

3. Analisis faktor 

Analisis faktor merupakan teknik analisis yang berdasarkan dari data analisis regresi. Metode ini digunakan untuk menemukan struktur pokok dari kumpulan variabel-variabel. Metode ini berjalan dengan mencari faktor independen dari variabel yang dapat mendeskripsikan pola dan metode dari variabel dependen orisinil. Analisis faktor menjadi metode yang cukup ppuler untuk mengola topik kompleks seperti skala psikologis dan status sosio-ekonomi.

II. Data kualitatif

Data kualitatif memerlukan pendekatan dari data yang sifatnya lebih subyektif. Namun, kamu tetap dapat melakukan ekstraksi data berguna dengan teknik analisis data yang berbeda-beda tergantung kebutuhan.  Beberapa metode analisis yang dapat memenuhi kebutuhan data kualitatifmu adalah sebagai berikut. 

1. Analisis konten 

Metode ini membantu untuk memahami keseluruhan tema yang ada di dalam data kualitatif yang kamu miliki. Metode ini menggunakan teknik seperti penggunaan kode warna tema dan ide tertentu untuk membantu mengurai data tekstual yang ada agar dapat menemukan rangkaian data yang paling umum.

2. Analisis naratif 

Jenis analisis satu ini berfokus pada cara bagaimana sebuah cerita dan ide dikomunikasikan ke seluruh bagian terkait. Metode ini juga membantumu untuk dapat lebih memahami kultur dari sebuah organisasi. Analisis jenis ini dapat digunakan untuk menginterpretassi bagaimana perasaan karyawan terhadap pekerjaannya, bagaimana pelanggan menilai perusahaan kamu, dan bagaimana proses operasional dikerjakan. Metode ini sanat berguna dalam mengembangkan kultur perusahaan ataupun membantu merencanakan strategi pemasaran

3. Analisis wacana

Macam-macam metode analisis data selanjutnya yakni analisis wacana. Sama seperti analisis naratif, analisis wacana juga digunakan untuk menganalisis interaksi dengan orang-orang. Tapi, analisis ini berfokus pada konteks sosial dimana terjadi komunikasi antara peneliti dan responden terjadi. Nantinya analisis wacana juga akan melihat bagaimana lingkungan responden sehari-hari dan menggunakan informasi itu selama analisis terjadi. 

Daftar Pustaka

Annisa, T. (2021). 6 macam metode analisis data yang perlu diketahui. 11 January 2021. https://www.ekrut.com/media/macam-macam-metode-analisis-data

Purbowati, D. (2020). Teknik Analisa Data: Apa, Bagaimana, dan Ragam Jenisnya. Metode penelitian dapat dipelajari sejak sekarang, sebelum kuliah. 30 November 2020. https://akupintar.id/info-pintar/-/blogs/teknik-analisa-data-apa-bagaimana-dan-ragam-jenisnya

Mengenal Perbedaan Analisis Kualitatif Dengan Kuantitatif

Secara umum penelitian kualitatif merupakan sebuah metode yang menekankan pada aspek pemahaman lebih mendalam terhadap suatu masalah daripada melihat sebuah permasalahan. Penelitian kualitatif adalah sebuah penelitian riset yang sifatnya deskripsi, cenderung menggunakan analisis dan lebih menampakkan proses maknanya.

Metode penelitian kuantitatif adalah metode yang digunakan dalam meneliti terhadap sampel dan populasi penelitian, teknik pengambilan sampel umumnya dilakukan dengan acak atau random sampling. Sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan cara memanfaatkan instrumen penelitian yang dipakai. Analisis data yang digunakan bersifat kuantitatif atau bisa diukur dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang ditetapkan sebelumnya.

Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif dapat dilihat dari beberapa segi. Perlu kamu ketahui bahwa kedua metode atau pendekatan penelitian tersebut tidak selamanya saling bertentangan satu sama lain. Ada juga beberapa hal juga memiliki kesamaan atau kemiripan.

1. Desain Penelitian

• Kualitatif bersifat umum, fleksibel, dan dinamis. Penelitian kualitatif sendiri dapat berkembang selama proses penelitian berlangsung.

• Kuantitatif memiliki sifat yang khusus, terperinci, dan statis. Alur dari penelitian kuantatif sendiri sudah direncanakan sejak awal dan tidak dapat diubah lagi.

2. Analisis Data

• Kualitatif dapat dianalisis selama proses penelitian berlangsung.

• Kuantitatif dapat dianalisis pada tahap akhir sebelum laporan.

3. Istilah Subjek Penelitian

• Kualitatif memiliki subjek penelitian yang biasa disebut dengan narasumber.

• Kuantitatif memiliki subjek penelitian yang biasa disebut dengan responden.

4. Cara Memandang Fakta

• Kualitatif: Penelitian kualitatif memandang “Fakta/Kebenaran” tergantung pada cara peneliti menginterpretasikan data. Hal ini dikarenakan ada hal-hal kompleks yang tidak bisa sekedar dijelaskan oleh angka, seperti perasaan manusia. Penelitian kuantitatif berangkat dari data yang kemudian dijelaskan oleh teori-teori yang dianggap relevan, untuk menghasilkan suatu teori yang menguatkan teori yang sudah ada.

• Kuantitatif: Penelitian kuantitatif memandang “Fakta/Kebenaran” berada pada objek penelitian di luar sana. Peneliti harus netral dan tidak memihak. Apapun yang ditemukan di lapangan, itulah fakta. Penelitian kuantitatif berangkat dari teori menuju data.

5. Pengumpulan Data

• Kualitatif: Penelitian kualitatif lebih berfokus pada sesuatu yang tidak bisa diukur oleh hitam putih kebenaran, sehingga pada penelitian kualitatif peneliti mengorek data sedalam-dalamnya atas hal-hal tertentu. Sehingga, kualitas penelitian kualitatif tidak terlalu ditentukan oleh banyaknya narasumber yang terlibat, tetapi seberapa dalam peneliti menggali informasi spesifik dari narasumber yang dipilih.

• Kuantitatif: Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan serangkaian instrumen penelitian berupa tes/kuesioner. Data yang terkumpul kemudian dikonversikan menggunakan kategori/kriteria yang sudah ditetapkan sebelumnya. Kualitas penelitian kuantitatif ditentukan oleh banyaknya responden penelitian yang terlibat.

6. Representasi Data

• Kualitatif: Hasil penelitian kualitatif berupa interpretasi peneliti akan sebuah fenomena, sehingga laporan penelitian akan lebih banyak mengandung deskripsi.

• Kuantitatif: Hasil penelitian kuantitatif dipresentasikan dalam bentuk hasil penghitungan matematis. Hasil penghitungan dianggap sebagai fakta yang sudah terkonfirmasi. Keabsahan penelitian kuantitatif sangat ditentukan oleh validitas dan reliabilitas instrumen yang digunakan.

7. Implikasi Hasil Riset

• Kualitatif: Hasil penelitan kualitatif memiliki implikasi yang terbatas pada situasi-situasi tertentu. Sehingga, hasil penelitian kualitatif tidak bisa digeneralisasi dalam setting berbeda.

• Kuantitatif: Hasil penelitian kuantitatif berupa fakta/teori yang berlaku secara umum (generalized). Kapanpun dan di manapun, fakta itu berlaku.

8. Macam Metode

• Kualitatif: Fenomenologi, etnografi, studi kasus, historis, grounded theory.

• Kuantitatif: Eksperimen, survey, korelasi, regresi, analisis jalur, expost facto.

9. Tujuan Penelitian

• Kualitatif: Memperoleh pemahaman mendalam, mengembangkan teori, mendeskripikan realitas dan kompleksitas sosial.

• Kuantitatif: Menjelaskan hubungan antar variabel, menguji teori, melakukan generalisasi fenomena sosial yang diteliti.

10. Jenis Data

• Kualitatif: Deskriptif dan eksploratif

• Kuantitatif: Numerik dan statistik

Sumber tulisan :

Pasha, A.C. 2019. 10 Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif, Mahasiswa Wajib Tahu. Laman https://www.liputan6.com/news/read/3867330/10-perbedaan-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif-mahasiswa-wajib-tahu#. Diakses tanggal 30 april 2020.