Arsip Tag: Pustaka

Menyusun Skripsi atau Tugas Akhir Secara Cepat dan Tepat (Bagian 2)

3. Menulis Latar Belakang

Jika kamu sudah selesai memilih topik, menetapkan judul, dan membuat latar belakang secara runtut dan ringkas, SELAMAT ! Skripsi Anda telah selesai 50% !! Bagaimana cara menulis latar belakang

•Jika sudah masuk ke BAB 1, lalui hari-harimu dengan selalu mengerjakan BAB 1! •Progress amat sedikit tidak masalah. Yang penting setiap hari konsisten mengerjakan. •Di sabtu minggu pun? Iya! Jangan lewati, pokoknya. Sekedar mereviu apa yang sudah kamu tulis di hari-hari sebelumnya pun tidak papa.

•LAWAN PERASAAN GALAU “ganti topik, ah”. –Menghadapi sedikit hambatan langsung tidak semangat dan merasa topik tidak bagus. Jangan, dong. –Oleh karenanya pikir-pikir dari awal secara matang. Pikirkan solusi dari segala kemungkinan yang muncul.

Hal-hal teknis terkait dengan upaya pencarian referensi, yang pertama adalah memilih sumber pencarian referensi, seperti terlihat pada Gambar 2 di bawah ini.

Gambar 2. Sumber penelusuran referensi

Selanjutnya, Tidak usah pusing-pusing mencari artikel kualitas bagus berdasarkan keyword yang ingin kamu cari sebanyak-banyaknya, lihat saja daftar pustaka dari salah satu artikel utama yang kamu gunakan! Tandai Pustaka yang akan anda gunakan di dalam proposal maupun laporan hasil penelitian. Lihat Gambar 3 di bawah ini!

Gambar 3. Lihat pustakanya saja
Gambar 3. Menandai daftar pustaka untuk dijadikan referensi dalam penulisan laporan penelitian

Selanjutnya anda perlu mengorganisasikan referensi yang sudah dibuat dengan cara memberi nama sesuai dengan judul atau tema artikel yang diarsipkan. Cara pemberian nama bisa mengikuti aturan berikut ini : Minimum beri judul berdasarkan nama terakhir penulis, tahun, dan judul artikel. Lihat Gambar 4 berikut ini.

Gambar 4. Memberi nama artikel yang akan diarsipkan

Selanjutnya, untuk mempercepat menulis sitasi dan daftar pustaka jangan dilakukan secara manual. Ikutilah dan pelajarilah software pengolah pustaka seperti Mendeley. Kalau anda berkenan mempelajari Mendeley bisa lihat laman berikut ya!

Gambar 5. Gunakan aplikasi pengolah pustaka seperti Mendeley

Demikian pula untuk membuat daftar isi, daftar tabel, daftar lampiran dan lain-lain. Jangan manual, tetapi gunakan fitur otomatis yang ada di aplikasi Microsoft Word (Gambar 6)

Gambar 6. Gunakan fitur otomatis yang ada di microsoft word

Terakhir bagian 2 adalah, terkait teknis penyimpanan file. Jika anda punya file maka jangan hanya disimpan di Flash Disk dan laptop. Akan tetapi buatlah cadangan dengan cara 1) mengirim ke email sendiri, 2) menyimpan di google drive, 3) membuat grup sendiri di Telegram atau Whatsapp dan cara sejenisnya. (Gambar 7)

Gambar 7. Cara menyimpan file dengan berbagai pilihan

Insya Allah lanjut nanti ke bagian 3….

Mengelola Referensi, Tulisan dan Daftar Pustaka

Dalam penulisan sebuah karya ilmiah, penyebutan sumber referensi yang menjadi rujukan adalah suatu keharusan untuk menghindari tindakan plagiarisme. Dilain pihak, keterbatasan kemampuan (pengetahuan) penulis dalam mengacu referencing system dapat menjerumuskan kepada tindak plagiarisme yang tidak disengaja. Saat ini, seiring dengan kemajuan teknologi informasi, banyak tersedia alat bantu yang memudahkan penulis dalam membuat sitasi dan daftar pustaka (Soeprijanto, 2016).

Dalam dunia pendidikan, kalangan mahasiswa, dosen, pustakawan, ataupun profesi lainnya, terlebih yang berkaitan dengan akademik, pasti berhubungan dengan proses mencari dan menyimpan dokumen referensi. Terdapat cara lama yang terkadang masih digunakan. Misalnya, ketika menyimpan dokumen PDF artikel jurnal, disimpan dalam folder tertentu dan nama filenya diganti dengan nama pengarang atau judul artikel. Selain itu, misalnya mendapatkan laman html yang bagus ada yang menyimpan dengan cara Ctrl+A, kemudian buka aplikasi pengolah kata, lalu Ctrl+V. Atau cara lain dengan Ctrl+D atau Ctrl+S. Tentunya, itu bukan hal yang keliru, namun kita akan lihat, apakah ada cara lain yang lebih baik untuk mengelola dokumen tersebut? (Purwoko, 2017).

Dalam penulisan pustaka pun demikian, sampai saat ini sebagian dari kita masih menggunakan cara tradisional manual, yaitu dengan menuliskan satu persatu diakhir proses penulisan, akibatnya kadang ada ketidakkonsistenan tipe, ada yang tidak tercantum di daftar pustaka tetapi di tulisan kita acu maupun sebaliknya. Hal itu juga akan membuat repot jika ada pergantian pola atau tipe daftar pustaka yang harus disusun karena harus merubah satu-persatu, apalagi dalam penulisan artikel jurnal ilmiah setiap jurnal mempunyai gaya selingkung/aturan sendiri-sendiri (Soeprijanto, 2016).

Saat ini telah tersedia berbagai aplikasi manajemen referensi untuk memudahkan kita menuliskan daftar pustaka baik yang berbayar misalnya EndNote maupun yang gratis misalnya Mendeley, Zotero dan lain sebagainya (Sunardi, 2015). Software manajemen referensi memiliki beberapa fungsi. Pertama untuk mencari, menyimpan, mencari (di komputer), dan membacanya. Fungsi ini mirip seperti katalog perpustakaan. Ketika koleksi buku terdaftar pada katalog, maka jumlah yang banyak, dan letak koleksi yang tersebar tidak akan menjadi masalah ketika dilakukan proses pencarian. Nah, menggunakan software manajemen referensi juga demikian. Misal dokumen PDF ada di D, E, F, akan mudah menemukannya lagi ketika membutuhkan. Cukup dilakukan pencarian melalui satu antarmuka saja. Fungsi berikutnya, software ini digunakan untuk membantu membuat kutipan dan daftar pustaka. Software ini akan membantu mendapatkan sumber kutipan, dan menempatkannya dalam daftar pustaka. Jumlah sumberyang dikutip dan daftar pustaka yang tersusun akan sama, tidak selisih. Fungsi terahir, untuk berjejaring.Fungsi ini ada yang digunakan semuanya, atau yang diperlukan saja.Ada beberapa software manajemen referensi: Zotero, Mendeley, EndNote, Refwork dan lainnya (Purwoko, 2017).

Kali ini akan dibahas sedikit tentang Mendeley, yang selain gratis juga menyedian ruang maya secara cuma-cuma sebesar 2GB atau lebih besar lagi jika kita membayar dengan biaya tertentu, jadi kita bisa mengerjakan tulisan dimanapun asal kita punya koneksi internet. Aplikasi ini tersedia dalam dua basis yaitu Web dan Desktop serta sudah mendukung Windows maupun Macintosh. Seperti aplikasi lainnya, Mendeley juga mendukung plugin yang bisa berkolaborasi dengan Microsoft Office sehingga akan mempermudah pembuatan daftar referensi ketika selesai menulis tulisan ilmiah, tinggal satu kali klik semua referensi telah tersusun sesuai dengan keinginan kita. Cara menggunakannya adalah sebagai berikut (Sunardi, 2015) :

  1. Buka situs www.mendeley.com setelah itu silahkan register dan kemudian Sign Up.
  2. Unduh aplikasi Mendeley pada situs tersebut dan instal di laptop atau PC.
  3. Lakukan verifikasi pendaftaran/registrasi melalui pesan yang dikirim melalui email yang digunakan untuk registrasi tadi.
  4. Mendeley siap bekerja untuk kita.
  5. Mulai jalankan aplikasi dengan membuat library dengan cara mengunduh artikel, jurnal dari beberapa sumber seperti sciencedirect, springerlink, ebsco atau sumber yang lainnya.
  6. Lakukan validasi metadata, artikel/jurnal yang sudah didapat perlu di validasi untuk memastikan sumber yang didapatkan benar sesuai dengan penulis. Cara validasi adalah dengan melakukan klik Details are correct.
  7. Untuk mengoneksikan Mendeley dengan Microsoft Word maka perlu dilakukan instalasi plugin Mendeley dengan cara klik menu Tools pada aplikasi Mendeley, pilih Install MS Word Plugin.
  8. Langkah selanjutnya adalah membuat kutipan di tulisan kita pada Microsft Office Word, langkah yang dilakukan adalah dengan cara klik menu References pada Microsoft Office Word, pilih Insert Citation.
  9. Pilih jurnal atau artikel yang akan dikutip dengan meng-klik artikel tersebut (cari di library).
  10. Setelah semua selesai tinggal membuat daftar pustaka pada akhir penulisan dengan cara klik menu References, pilih Insert Bibliography maka secara otomatis akan terbuat Daftar Pustaka.
  11. Jika ingin merubah style Bibliography ke style yang lain misalnya Harvard (misalnya Sunardi et al, 2014) ke Vancouver (yang memakai angka [2]), langkah yang dilakukan dengan cara klik References, pilih Style dan sesuaikan dengan gaya yang dikehendaki. Secara otomatis akan berganti style Daftar Pustaka. Semua akan tersusun dengan rapi dan lengkap jika dari awal tulisan kita secara teratur menuliskan referensi yang kita kutip.
  12. Untuk referensi yang tidak ada di internet maka kita bisa masukkan secara manual dengan program ini juga, sehingga tetap bisa tertulis di daftar pustaka.

Daftar Pustaka :

Purwoko. (2017). Menggunakan Zotero Untuk Mengelola Referensi. https://repository.ugm.ac.id/273909/1/menggunakan-zotero-untuk%20%282%29.pdf, diakses tanggal 2 September 2018.

Soeprijanto, H. (2016). Panduan Mengelola Daftar Referensi Menggunakan Zotero. http://lib.ugm.ac.id/data/panduan_zotero.pdf, diakses tanggal 2 September 2018.

Sunardi. (2015). Membuat Daftar Pustaka dengan mudah menggunakan Aplikasi Mendeley (gratis). https://www.kompasiana.com/sunardialbanyumasi/54f5fb95a33311f1768b489f/membuat-daftar-pustaka-dengan-mudah-menggunakan-aplikasi-mendeley-gratis, diakses tanggal 3 September 2018.

Note :

Untuk peserta matrikulasi Biologi FMIPA ULM Semester ganjil 2018/2019 jangan lupa berikan komentar, kemudian silakan klik tautan berikut ini untuk mengisi biodata dan diskusi mengenai materi Wawasan Biologi Lingkungan.